Banner Pemprov
Banner MUBA

Misi Kemanusiaan, Bupati Muratara-Ketua TP PKK Liburan Bersama Warga SAD  

MURATARA,BS – Moment libur nasional hari raya Natal, libur sekolah dan tahun baru dijadikan misi kemanusiaan bagi Bupati Muratara, H Syarif Hidayat dan Ketua Tim PKK Muratara, Ny Lia Mustika Syarif. Keduanya liburan bersama warga suku anak dalam (SAD) di Desa Sungai Jernih dan Sungai Kijang Kecamatan Rawas Ulu.

Dalam suasana kekeluargaan Bupati Muratara dan Ketua Tim PKK Muratara bercanda, bermain dan bercerita memotivasi anak-anak SAD. Karena, Bupati Muratara berkomitmen menginginkan penghidupan yang layak bagi warga SAD.

“Bunda dan bapak Bupati tahun ini sama seperti tahun lalu. Kami mengisi hari libur akhir tahun di Kabupaten Muratara yang kita cinta. Kita kali ini bangun suasana kekeluargaan bersama warga kita suku anak dalam (SAD),”tegas Ketua Tim PKK Muratara, Ny Lia Mustika Syarif saat bersama anak-anak SAD. Rabu (26/12/2018).

Menurutnya, warga SAD hidupnya masih berpindah-pindah. Sampai masuk ke perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Nibung. Tentunya hal ini menjadi perhatian dirinya bersama Bupati Muratara. Sebab, keadaan seperti ini tidak perlu terjadi. Karena, Pemkab Muratara sudah membuat terobosan baru, yang baru ada di Provinsi Sumsel yakni membuat mess serba guna di Kecamatan Rupit. Saat ini telah diisi oleh warga SAD lainnya.

Pendekatan secara kekeluargaan yang sekarang dilakukan. Salah satu bentuk agar mereka (SAD) mau menitipkan anak-anaknya untuk dapat sekokah dan mendapatkan kesehatan yang layak.

“Misi kemanusiaan ini penting, kita wujudkan Muratara bangkit dan masyarakat Muratara harus merasakannya seluruhnya. Termasuk warga SAD yang sama dengan warga lainnya,”jelas dia.

Bunda Lia panggilan akrab Ketua Tim PKK Muratara ini. Dia menuturkan, alhamdulillah warga SAD yang ada bersedia dan mau mendapatkan pendidikan di Mess Serba Guna warga SAD. Nantinya, mereka dikoordinir instansi terkait langsung dan mereka dapat bergabung langsung di tahun baru 2019 ini.

Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri secara pribadi. Karena pendidikan itu penting dapat dirasakan seluruh warga Indonesia termasuk SAD yang ada di Kabupaten Muratara.

“Warga SAD ini bagian dari kita. Kita Indonesia dan peran pemerintah khususnya Pemkab Muratara hadir ditengah-tengah mereka juga bersama masyarakat lainnya. Untuk mendapatkan hak dasar kehidupan sesuai diamanahkan undang-undang (UU),”ujarnya.

Selain itu, saat ini dirinya juga merasa sedih karena ada beberapa anak-anak SAD yang menderita bibir sumbing, tuli, tuna wicara dan tuna netra. Apalagi melihay ibu-ibu warga SAD yang hamil tetapi kondisi gizinya kurang.

“Semua itu salah satu penyebab lahir cacat karena waktu hamil. Ibu hamil kurang gizi dan tidak tahu mengenai bahaya kehamilan. Ini jadi bahan kita dan sebagai ketua PKK akan berkoordinasi dengan dinas Kesehatan secara periodik jemput bola turun ke lapangan melihat kondisi yang ada. Bagaimana yang dirasakan warga SAD,”ungkap Bunda Lia.

Dia menambahkan kedepan diharapkan Kabupaten Muratara benar-benar maju di segala sektor. Karena, pembangunan yang gencar dilakukan Bupati Muratara untuk masyarakatnya khususnya bidang pendidikan dan kesehatan.

Sementara itu, Bupati Muratara, H.Syarif Hidayat menegaskan dirinya akan terus turun ke bawah memastikan visi misi Bupati dapat dirasakan masyarakat Muratara secara luas. Apa yang dilakukan Bupati saat ini jadi contoh bagi kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk turun sesuai tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi).

“Saya serius membangun, komitmen membangun untuk tanah kelahiran Muratara. Saya ingin mereka maju dan semangat bangkit jadi motivasi kita bersama,”pungkasnya. (rel/key)