Ganti Rugi Tanam Tumbuh Warga Belum Diganti Rugi PT BA

 

TANJUBG ENIM, BS,– Warga Bukit Norman Kelurahan Padar Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim, masih menagih janji PT BA Tbk, terkait ganti rugi tanam tumbuh yang terkena untuk lahan penambangan batu bara.

Tanam tumbuh berupa lahan kopi, mangga, duren, karet bambu, ini sebanyak 19 buah kebun, hanya saja hingga saat ini sejak tahun 2014 lalu belum ada realisasinya.

“Saat itu PT BA berjanji akan ganti rugi,” kata Karyadi salah satu warga yang terkena ganti rugi, Minggu (6/1/2019).
Sayangnya, katanya sejak dari tahun 2014 lalu hingga saat ini, belum ada kejelasan.

“Saya sangat mengingat itu karena di antara petugas pendataan ada beberapa orang yang juga saya kenal namun setelah saya konfirmasi beberapa kali pihak PTBA hanya akan mengganti milik saya, ini yang membuat saya merasa berat karena saya adalah ketua RT setempat,” ungkapnya.

Berbeda ditempat lain, katanya ganti rugi laha sudah dilakukan.

“Kenyataan dan fakta yang ada di dekat lokasi kami seperti di bedeng Obak ternyata ada pergantian lahan kolam ikan oleh PT BA,” ungkapnya.

Dia berharap, mendapat perlakuan yang sama.
“Saya dan warga lainnya berharap PTBA melalui petugas pendataan terdahulu masih mempunyai hati nurani dan dapat segera menyerahkan apa yang menjadi hak kami sesuai dengan apa yang telah dijanjikan dulu,” imbuhnya.

Sementara petugas pendataan terdahulu Lukman saat dilakukan konfirmasi melalui pesan ponselnya sampai dengan berita ini diturunkan belum memberikan konfirmasi terkait penjelasan dan nasib 19 warga yang mempunyai tanam tumbuh di lokasi Bukit Norman. (Dirman)