JPU Tuntut Undercover Buy Ekstasi 12 Tahun Penjara

PALEMBANG,BS – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pengadilan Negeri (PN) Palembang menuntut terdakwa Kiki Mardekawati (38) warga Jalan Perumahan Bukit Sejahtera Blok CW 2 RT 15 RW 04 Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Gandus pidana penjara 12 tahun penjara subsider enam bulan penjara dan denda sebesar Rp 1 Miliar.

Wawan Setiawan selaku JPU menuntut terdakwa Kiki Mardekawati sesuai dengan fakta persidangan bahwa keterangan para saksi di persidangan yakni yakni saksi DS Priyono dan saksi Hendi Gunawan

anggota kepolisian yang bertugas di satuan Narkoba Polresta Palembang.

“Saat kejadian 3 Juli 2019 sekira pukul 20.30 WIB terdakwa ditangkap di depan Indomaret Jalan Palam Raya Perumahan Bukit Sejahtera saat melakukan jual beli ekstasi. Saat transaksi terdakwa berperan sebagai perantara (Undercover Buy),”tegas JPU Wawan Setiawan.

Dijelaskannya, kedua saksi menghubungi terdakwa Kiki Mardekawati melalui telepon selular ingin membeli ekstasi sebanyak 700 butir. Lalu, terdakwa mengajak kedua saksi bertemu untuk lakukan transaksi di KFC Kambang Iwak. Setelah tempat di sepakati terdakwa dan saksi akhirnya bertemu. Saat pertemuan terdakwa menggunakan sepeda motof merek Honda Beat warna biru putih kemudian memberikan ciri ciri memakai baju warna merah.

Saksi mengajak terdakwa masuk ke dalam mobil saksi membicarakan pesanan 700 butir ekstasi dengan harga sebesar Rp 50.000 per butir. Total seluruhnya sebesar Rp50 Juta. Terdakwa lalu menghubungi tersangka Doni (Almarhum) menanyakan stok ekstasi yang ada. Namun, ada stok sebanyak 200 butir dengan total sebesar Rp10 juta.

“Seketika itu terdakwa mengajak para saksi berjalan ke Indomaret Jalan Palam Raya Perumahan Bukit Sejahtera. Di lokasi para saksi bertemu tersangka Doni ketika menyerahkan satu bungkus kantong plastik yang berisi dua kantong plastik kecil berisi pil ekstasi logo Instagram dan Spiderman warna merah,”kata dia.

Usai menyerahkan ekstasi, lanjut JPU, tersangka Doni langsung di sergap kedua saksi. Namun, tersangka berupaya melarikan diri sambil membawa senjata api jenis revolver kaliber 9 Milimeter (Mm). Petugas memberikan peringatan agar tersangka tidak melarikan diri tetapi tersangka tetap ngotot kabur sehingga petugas mengambil tindakan tegas dan terukur.

“Dari fakta fakta yang terungkap di persidangan isemua telah diakui dan dibenarkan terdakwa. Unsur unsur dakwaan Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Undang-undang No 35/2009 tetnang narkotika. Maka, kami (JPU) menjatuhkan pidana penjara selama 12 tahun terhadap terdakwa Kiki Mardekawati,”sebut Wawan Setiawan.

Selain pidana penjara, terdakwa juga diberikan hukuman denda sebesar Rp1 Miliar. Subsider enam bulan penjara. Sedangkan, barang bukti (BB) pil ekstasi logo Instagram sebanyak 85 butir berat netto 31, 49 gram dan logo Spiderman 85 butir berat netto 37,86 gram serta buah handphone bersama nomornya dan an satu pucuk senjata api rakitan beserta amunisi milik tersangka Doni di rampas negara untuk dimusnahkan. Termasuk dua buah sepeda motor masing masing merek honda beat dan yamaha Yupiter Z.

Usai JPU membacakan tuntutan. Ketua Majelis Hakim Ahmad Suhel didampingi hakim anggota  Efrata dan Yohanes Panji mengatakan kepada terdakwa dan pengacaranya supaya membuat pembelaan.

“Kami berikan waktu selama tiga hari kedepan kepada kuasa hukum terdakwa memberikan tanggapan (Eksepsi) terhadap tuntutan JPU tersebut,”jelas Suhel.

Dia menambahkan kuasa hukum terdakwa menyatakan siap memberikan eksepsi terhadap tuntutan JPU. Sehingga, sidang dilanjutkan minggu depan dengan agenda mendengarkan eksepsi,”pungkasnya.(Rahman)