Dewa temukan banyak mobdin tidak bayar pajak

PALEMBANG,BS –Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Ratu Dewa tidak main main dalam melakukan tertib administasi aset yang dimiliki Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, tanpa terkecuali kendaraan dinas yang ada.

Selasa (19/11/2019) pejabat tertinggi dilingkungan Pemkot Palembang ini turun langsung mengecek satu persatu kendaraan dinas sesuai intruksi dan koordinasi supervisi pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

“Kalo dari laporan bagus semua. Tapi fisiknya banyak kendaraan yang mati pajak sampai ada yang dua hingga tiga tahun. Bahkan, ada laporan banyak kendaraan yang belum dikembalikan oleh mantan pejabat. Saya tidak mau ini dan semuanya harus clear,” tegas Ratu Dewa.

Dewa menegaskan, dirinya tidak hanya menerima laporan diatas kertas saja, melainkan harus diikuti kejelasan fisik aset yang ada.

“Sudah dari awal saya menjabat Sekda, saya tidak mau soal aset ini hanya diatas kertas. Apalagi ini juga bagian dari progres dari Korsupgah KPK,” sampainya.

Selama ini, sambung Dewa laporan yang diberikan terkait aset ini, tidak ada masalah. Untuk itu, perlu ada pencocokan terhadap fisiknya.

Karena jika dari laporan sudah dapat dipastikan bagus semua. Tapi fakta dilapangan ternyata banyak kendaraan yang sudah mati pajak sampai bertahun-tahun.

“Saya mohon dukungan dari teman-teman wartawan termasuk soal banyaknya kendaraan yang katanya masih belum dikembalikan salah mantan pejabat. Kita harus tertib adminiatrasi biar tidak jadi bulan-bulanan Korsupgah KPK,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Umum Setda Kota Palembang, Hj. Yusfa Apriani menyampaikan, saat ini dirinya sedang mendata seluruh aset kendaraan dinas yang menjadi tanggung jawab pihaknya.

“Ini akan segera kita selesaikan, sesuai instruksi Sekda. Penyisiran terhadap kendaraan dinas ini memang dalam rangka tertib administrasi. Karena saya baru, ini akan kita sisir dengan melakukan koordinasi dengan pihak BPKAD,” tuturnya singkat.(za)