Subuh berjamaah Harnojoyo, Walikota Bengkulu : wajib jadi contoh di Indonesia

PALEMBANG,BS – Walikota Bengkulu H.Helmi Hasan kembali berkunjung ke Kota Palembang, bahkan orang nomor satu di Kota Bengkulu ini, kembali mengikuti Subuh berjamah bersama Walikota Palembang H.Harnojoyo.

Sholat Subuh berjamaah di Masjid Muawanah, Jalan Padang Selasa, Kecamatan Ilir Barat I Palembang , Rabu, (14/1/2020), adik kandung Zulkifli Hasan ketua Partai Amanat Nasional (PAN) ini bercerita banyak akan program keagamaan yang sebelumnya di adopsi jajaraanya saat kunjungan pertamanya beberapa tahun lalu di Kota Palembang.

“Tidak salah jika Palembang disebut Kota Darussalam, alhamdulillah masih ada kepala daerah yang mengedepankan program keagamaan dan itu benar-benar saya rasakan,” ungkapnya.

Jika Kota Palembang punya program subuh berjamaah, Kota Bengkulu, katanya ada kemiripan dengan kota tertua di Indonesia ini, yakni Kota Bengkulu memiliki program Masjid dan Mushollah 24 jam.

Dikatakannya,program Subuh berjamaah yang digagas Walikota Palembang ini, dapat menjadi contoh bagi pemimpin lain di negeri ini.

Karena, suatu negeri atau daerah yang pemimpin dan masyarakatnya memakmurkan Masjid, maka Negeri tersebut akan Allah.SWT makmurkan.

“Ini jadi barokah untuk Palembang, mulai dari pemimpin dan masyarakatnya cinta masjid,” tuturya.

Kehadirannya di Kota Palembang ini, ungkap Helmi, dalam rangka untuk belajar terkait program keagaamaan utamanya sholat Subuh Berjamaah di Kota Palembang.

“Kami ingin melihat dan merasakan secara langsung bagaimana program sholat subuh berjamaaah ini diterapkan dan ternyata luar biasa, program ini sudah lama diterapkan dan antusias masyarakat Palembang sangat tinggi, ini akan menjadi pelajaran bagi kami Kota Bengkulu,” ujarnya.

Selain itu, Helmi Hasan juga menawarkan beberapa program keagamaan Kota Bengkulu yang akan dituangkan dalam bentuk MoU kerjasama dengan Walikota Palembang.

Seperti program Gerakan Peduli Yatim (GPY) yang digagas Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, dengan melibatkan seluruh pejabat bengkulu.

“Kita bentuk orang tua asuh bagi seluruh anak yatim, orang tua asuh ini kita ambil dari pejabat di Kota Bengkulu. Jadi di Bengkulu tidak ada lagi anak yatim yang tidak mempunyai orang tua angkat,” ulasnya.

Selain itu, Helmi juga mengajak Walikota Palembang bersama-sama menggerakkan program masjid dan mushollah 24 jam.

“Kita ingin menjadikan masjid sebagai tempat yang menyenangkan bagi siapa saja, baik warga setempat maupun pendatang. Selain itu disana kita siapkan makanan dan minuman gratis,” jelasnya.

Sementara, Harnojoyo menyambut baik ajakan kerjasama Walikota Bengkulu dalam bidang keagamaan. Hal itu juga yang diharapkan Pemkot Palembang.

“Mari kita sama-sama tularkan apa yang baik. Hal ini sangat positif dan kami sangat menyambut baik, program subuh berjamaah bisa ditiru oleh Kota Bengkulu, dan kami belajar program – program yang disampaikan Walikota Bengkulu tadi, ini akan jadi pelajaran bagi kami,” tandasnya. (za)