Absensi Finger print dimanipulasi, Palembang akan terapkan absensi online Android

PALEMBANG,BS – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palembang tahun ini, akan menerapkan absensi online  android.

Kepala BKPSDM Kota Palembang Reza Pahlevi mengaku, telah merancang absensi yang mengunakan aplikasi dari smartphone tersebut.

“Kalau Januari hingga Februari ini, kita masih memberlakukan absensi pegawai pakai finger print,” katanya, Senin (20/1/2020) saat ditemui diruang kerjanya.

Program absensi berbasis online sholat subuh berjamaah (Siabuh) yang digagasnya saat masih menjabat sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang menjadi tolak ukur, absensi tersebut untuk menghindari adanya manipulasi absensi yang ditemukan di salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) belum lama ini.

“Kita sudah melakukan evaluasi secara internal adanya temuan manipulasi absensi saat inpeksi mendadak (sidak) Sekda Kota Palembang disalah satu OPD,” katanya.

Dia menegaskan, absensi secara online berbasis android ini, memiliki banyak kelebihan dari absensi finger print yang sudah diterapkan di lingkungan Pemkot Palembang,  kelebihannya yakni bisa langsung memantau kehadiran pegawai, memantau lokasi absensi, mengunakan sistem pengenalan wajah (selfie), dan langsung bisa memantau jadwal kerja.

“Saat absensi android, aplikasi lokasi  dari HP Android harus diaktifkan, sehingga absensi online ini bisa terbaca sistem absensi  kita, yakni Sistem Informasi  Pegawai Daerah,” tegasnya lagi.

Dia mengakui, meski memiliki keunggulan sendiri sistem absensi finger print ini, namun banyak ditemukan sisi kelemahannya, salah satunya pegawai bisa melakukan sistem titip absensi sidik jari kepada salah satu seorang memakai jari milik orang lain.

“Kalau pakai sidik jari bisa saja sudah melakukan absesni tetapi tidak terbaca mesin, atau juga satu pegawai jari jarinya bisa mengabsenkan pegawai yang lain, sehingga kedisiplinan pegawai tergangu, berbeda dengan absensi online android, langsung absensi di lokasi tempat kerja, atau sedang  ditugaskan dilapangan bisa absensi dilapangan dengan dilampiri surat tugas dari atasannya,” katanya.

Adanya temuan salah satu OPD yang melakukan manipulasi absensi, kata Reza, pihaknya belum bisa melakukan tindakan funishement langsung, melainkan mengikuti Standar Operasional Prosedur.

“ Kita sudah melakukan pendekatan kepada ASN nya, Akan kita berikan SP 1 dulu kalau masih mengulang akan kita berikan SP 3 dan baru akan eksekusi kalau masih melanggar,” tegasnya.(za)