Muba baru
Palembang Emas

Ditata modern, induk pelabuhan di Palembang ini kembali dapat kucuran dana

PALEMBANG,BS – Pelabuhan dikawasan 16 Ilir Palembang, tepatnya di bawah jembatan Ampera, kembali mendapat suntikan dana dari pemerintah pusat, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Suntikan dana sebesar Rp 30 Miliar gunan menata kawasan induk pelabuhan di Kota Palembang yang akan terkoneksi melalui angkutan bus sungai ini lebih modern.

“Tahun lalu juga kita mendapat bantuan dana untuk pengerjaan proyek Transit of Development (TOD) ini sebesar Rp 51 miliar,” kata Kepala Dishub Kota Palembang, Agus Rizal,Selasa (21/1/2020), saat ditemui diruang kerjanya.

Dijelaskannya, proses pengerjaan pelabuhan itu masih dalah tahap pengerjaan, Nantinya, pelabuhan ini akan memaksimalkan pengintegrasian antar moda transportasi terutama dari angkutan sungai ke Light Rail Transit (LRT).

“Ya tahun ini ada bantuan lagi dari Kemenhub besarannya Rp 30 miliar. Di kawasan 16 Ilir akan ada penataan yang lebih modern untuk mengkoneksikan ke lokasi destinasi wisata,” ujarnya.

Disisi lain, pasca adanya pembangunan tersebut maka pihaknya memindahkan dermaga yang sebelumnya ada di 16 Ilir ke kawasan Kampung Kapitan 7 Ulu dan Gudang Boencit, Ini untuk memaksimalkan jumlah kunjungan wisatawan melalui jalur sungai.

“Di 7 Ulu secara fisik sudah laik untuk difungsikan sebagai tempat berlabuhnya kapal. Jadi kedepan bukan hanya dari jalur darat, mereka juga bisa lewat sungai. Dermaga ini peruntukkannya sebagai dermaga wisata,” jelasnya.

Bukan hanya itu, pihaknya juga berencana di tahun ini menyiapkan dermaga di destinasi wisata Alquran Raksasa, Gandus Palembang melalui jalur sungai.

“Termasuk juga di tahun anggaran sekarang ada alokasi penambahan jembatan sepanjang 20 meter di Dermaga Pulau Kemarau,” ujarnya.

Secara keseluruhan jumlah dermaga yang dikelola Dishub Kota Palembang , kata Agus berjumlah 30. Dimana sembilan diantaranya dermaga untuk bongkar muat.

“Sisanya hanya berupa halte untuk transit penumpang getek,” jelasnya. (za)