Tes CPNS Kabupaten Empat Lawang molor 30 menit

PALEMBANG,BS – 1.885 peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Empat Lawang Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel, Kamis (6/2/2020) di Gedung Golden Sriwijaya Jakabaring datang lebih awal dari jadwal yang telah ditentukan, yakni pukul 09.00 Wib dari jadwal 10.00 Wib- 11.00 Wib.

Meski datang lebih awal untuk bertarung menjadi abdi negara, mereka harus sedikit ekstra bersabar dari jadwalkan yang telah ditentukan, lantaran sedikit molor selama 30 menit lamanya.

Untuk diketahui,serangakaian tes SKD dijalani peserta terbagi menjadi 3 sesi, masing-masing sesi diikuti 600 peserta.

“Hari ini tes SKD untuk Kabupaten Empat Lawang berjalan lancar, hanya saja tadi ada kendala ketika mengatur data peserta yang harus berurutan tapi sudah teratasi. Kami mohon maaf kepada peserta atas keterlambatannya,” ungkap Kakanreg VII BKN Palembang Agus, usai membuka tes hari pertama di Golden Sriwijaya.

Agus menerangkan registrasi peserta dibuat secara terpisah antara laki-laki dan perempuan, untuk sesi pertama semua peserta adalah laki-laki 600 orang. Dan kemudian perempuan di sesi kedua orang, sesi ketiga campuran.

“Pemisahan ini bertujuan agar memudahkan pemeriksaan/penggeledahan peserta, 1885 orang ini dibagi menjadi tiga sesi, setiap sesi 600 orang. Jadi jika berlebih, nanti akan gabung dengan Kabupaten lain yang tes juga di gedung ini. Semuanya sudah diatur sistem,” tuturnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Empat Lawang Edinson Jaya yang hadir dalam seleksi SKD menambahkan, Pemerintah Kabupaten Empat Lawang membutuhkan 90 formasi yang didominasi tenaga teknis diluar kejuruan.

Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan CPNS 2018, sehingga memengaruhi jumlah peserta yang ikut mendaftar.

“Tahun ini kita tak membuka untuk formasi guru dan tenaga kesehatan, karena kita akui Empat Lawang masih membutuhkan SDM. Selama ini kami menerima PNS dari luar Empat Lawang, jadi mereka bebas mau pindah. PNS di Empat Lawang sedikit karena kami baru pemekaran 13 tahun,” ujar Edison.

Ia tetap mengimbau kepada peserta dan Masyarakat yang keluarganya yang ikut tes CPNS agar tak tergiur dengan iming-iming lulus seleksi CPNS melalui calo yang mengaku orang dalam.

“Kami sudah mengimbau peserta agar jangan percaya yang begituan, karena dengan sistem CAT ini yang bisa membantu hanya diri kita sendiri dan berdo’a,” pungkasnya.(za)