Bawa Celurit, Buruh bangunan terjaring razia Tim Belut

 

PALEMBANG,BS – Kapolrestabes Polsek Gandus Palembang mengamankan seorang pemuda yang kedapatan membawa senjata tajam.

Rio Pran Sunta (19) warga Jalan Sungai Tenang Kelurahan Pulokerto Kecamatan Gandus Palembang yang keseharian sebagai buruh bangunan ini, tertangkap saat melintas di Jalan Lettu Karim Kadir tepatnya di bawah Jembatan Musi II Palembang yang mana saat itu Tim Belut (BEgal seLUruh penjahaT) Polsek Gandus sedang melakukan razia rutin,

Polsek gandus palembang amankan 1 orang pemuda tertangkap tangan membawa cerurit yang bukan pada tempat dan profesinya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No.12 Tahun 1951.

Dan sesuai dengan instruksi Kapolda Sumsel yang menyatakan Palembang bebas dari sajam atau zona bebas sajam dipinggang dengan semboyan “sajam apakah budaya” yang harus dihapuskan dari ingatan masyarakat Palembang.

Tersangka bernama RIO PRAN SUNTA Bin ARMANIK umur 19 tahun pekerjaan buruh Bangunan warga jalan Sungai Tenang RT.19 Kelurahan Pulokerto Kecamatan Gandus Palembang.

Tersangka diamankan di jalan Lettu Karim Kadir tepatnya bawah jembatan Musi II Kelurahan Karang jaya Kecamatan Gandus Palembang, Rabu (12/2/2020) pukul 14.50 Wib.

Menurut Kanit Reskrim Polda Gandus IPDA Hermansyah saat itu melihat tiga pria berbonceng tiga mengendari sepeda motor.

“Berboncengan sama temannya bertiga dan mencurigakan lalu kami dari tim Belut memberhenti kendaraannya karena mencurigakan dan pas saat diperiksa didapatlah satu tersangka yang membawah cerurit,” ungkapnya, Jumat (14/2/2020).

Sementara itu, Kapolsek gandus AKP Willian Harbensyah menjelaskan Tim m Belut saat melaksanakan hunting di sekitaran TKP bersama dengan anggota Patroli Polsek Gandus Palembang.

Lalu melihat ada 3 orang laki-laki yang berbonceng bertiga kemudian anggota memberhentikan ketiga laki-laki tersebut dan lalu menanyakan kendaraan sepeda motor yang dibawahnya, dimana yang membawa sepeda motor tersebut tidak lengkap surat-suratnya, kemudian langsung menggeledah dibagian tubuh yang membawa sepeda motor dan ditemukan 1 bilah senjata tajam jenis Celurit didepan perut dan begitu juga kedua temannya tidak luput dari penggeledahan namun tidak ditemukan kedua orang teman pelaku tersebut.

“Selanjutnya pelaku dan barang bukti diamankan Ke Polsek Gandus Palembang guna pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Kapolsek menambahkan barang bukti yang diamankan 1 bilah senjata tajam jenis Celurit dan pelaku dikenakan dengan pasal 2 ayat (1) UU Darurat No.12 Tahun 1951 ancaman pidana maksimal 10 tahun penjara.

“Jangan ada lagi masyarakat yang membawa senjata tajam apalagi menggunakan untuk kejahatan, kecuali memang bidang pekerjaannya dan digunakan di waktu yg semestinya. Karena penjara menanti anda,” tegasnya.(yudi)