Banner Pemprov
Banner MUBA

Potensi Wisata Terselubung Curup Suban Kedubu Air Payau Miliki Ketinggian 62 Meter

Keindahan alam muara pinang dari sekitar kawasan bukit barisan 

EMPAT LAWANG, BS – Berjarak kurang lebih 35 menit dari Desa Sawah Kecamatan Muara Pinang Kabupaten Empat Lawang terdapat potensi wisata yang tersembunyi keindahan Alam menakjubkan bernama Curup (air terjun) Suban Kedubu Air Payau.

Air terjun diketahui dengan ketinggian kurang lebih 62 Meter terjun deras sehingga membuat gumpalan embun sejauh 7 meter dari titik genangan air yang begitu jernih.

Tidak hanya itu, bahkan disekitaran curup tersebut dikelilingi dinding cadas berbentuk lingkaran bak sebuah mangkok jika dipandang dari atas ketinggian.

Perjalan yang ditempuh kurang lebih 20 menit dari perkampungan penduduk ini di iringi hamparan perkebunan kopi yang notaben nya merupakan salah satu hasil bumi dari Kabupaten Empat Lawang.

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Empat Lawang Hidayat Muhamad mengatakan, air terjun ini akan menjadi destinasi wisata yang akan segera di Explore dan dibangun akses jalan guna objek pariwisata baik untuk backpaker maupun para wisatawan dari dalam maupun luar Bumi Saling.

“Kita akan bangun objek wisata disini (curup suban) sehingga dapat membantu pendapatan daerah dan juga masyarakat setempat,” ujar anggota dewan yang akrab disapa masyarakat dengan panggilan Kak Dayat.

Dirinya menjelaskan bahwa masih banyak potensi wisata di Kabupaten Empat Lawang yang selama ini kurang terjamah dan belum di Eksplore. Dan butuh perhatian dari pemerintah khususnya pihak pariwisata.

“Kita akan sampaikan ini, bahwa ini sangat bagus di jadikan objek wisata. selain keindahan alam nanti akan ditambah beberapa wisata lainnya seperti Arung Jeram, Tubing sekitar curup, serta Out Bond,” urainya saat didampingi Anggota Komisi I Supriyanto dan  Anggota Komisi II Yongki Wasol.

Sementara itu salah seorang warga wisatawan lokal Dapitra mengungkapkan bahwa Air Terjun ini memang sangat butuh perhatian dari Pemerintah supaya dapat dibangun akses jalan dan kebutuhan lain layaknya tempat objek wisata pesona keindahan alam.

“Yang utama dibangun akses jalan menuju lokasi sehingga mudah di jangkau, kemudian dibangun pos atau ruang tempat berbilas (mandi dan ganti pakaian) dan tentunya kotak sampah agar pengunjung tertib kebersihan,” tutupnya. (bot).