Muba baru
Palembang Emas

New Normal, Uma Inovasi Kopi Selangit Mitra Binaan PT PEP Asset 2 Pendopo Field Ekspansi Buka Kebun Kopi

MUSIRAWAS, BS –   Saat New Normal diterapkan pemerintah tidak menurunkan semangat mitra binaan PT Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field pemuda Uma Inovasi Kopi Selangit mengembangkan usahanya. Untuk memenuhi target produksi kopi Selangit di pasaran melakukan ekspansi pembukaan kebun kopi.

Legal & Relations Assistant Manager PT Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field, R Ferry Prasetyo Wibowo didampingi CSR Analyst Imam Maulana dan CSR Staff, Yogi Banavinto mengatakan selama pandemik Covid 19 permintaan pasar kebutuhan kopi Selangit semakin meningkat. Terbukti menjelang lebaran Uma Inovasi Kopi Selangit kebanjiran order kopi dalam bentuk bingkisan (Hampers) dan era New Normal animo masyarakat akan kopi Selangit yang diproduksi model kekinian bentuk cup dan botol sangat tinggi.

Tentunya untuk menjawab kebutuhan pangsa pasar akan kopi Selangit dibutuhkan bahan baku buah kopi cukup banyak. Karena, kebutuhan biji kopi selama ini belum mencukupi.

“Dalam satu hari Uma Inovasi Kopi Selangit membutuhkan bahan baku biji kopi sudah proses masak (Roast Bean) sebanyak 80 Kilogram (Kg) per hari. Artinya, dalam satu bulan dibutuhkan sebanyak 1,5 ton Roast Bean,”jelas Yogi Banavinto usai melakukan peninjauan kebun kopi Uma Inovasi Selangit Mitra Binaan PT PEP Asset 2 Pendopo Field. Jumat (03/07/2020).

Dijelaskannya, perluasan wilayah (Ekspansi) membuka kebun kopi untuk memenuhi bahan baku biji kopi (Green Bean). Sebab, selama ini mengandalkan pasokan dari petani kopi di Kecamatan Selangit Kabupaten Musi Rawas (Mura).

“Kebun kopi yang dibuka merupakan milik masyarakat yang tidak terawat. Di kelola kembali sehingga menghasilkan buah kopi berkualitas. Areal kebun tersebut seluas 1,7 hektare dengan ketinggian 750 Meter di atas permukaan laut (Mdpl) yang telah ditanami pohon kopi sebanyak 1.000 batang lebih di Desa Lawang Agung Kabupaten Rejang Lebong,”ujarnya.

Yogi menjelaskan tahap pertama panen sudah mendapatkan 300 Kg buah kopi kualitas terbaik dengan warna merah pekat (Red Cherry) jenis kopi Robusta. Ekspansi dengan membuka kebun kopi sendiri diharapkan mampu menjawab kebutuhan pasar saat ini.

“Kita (PT PEP Asset 2 Pendopo Field) berharap para pemuda di Uma Inovasi Kopi Selangit ini terus melakukan pengembangan terhadap Kopi Selangit yang di pasarkan,”kata Yogi Banavinto.

Sementara itu, Pemilik Uma Inovasi Kopi Selangit, Yanuar Betra Kurniawan mengatakan ekspansi membuka kebun kopi sendiri milik Uma Inovasi Selangit di wilayah tetangga tidak jauh dari Kabupaten Selangit. Karena melihat potensi buah kopi di wilayah tersebut sangat besar. Sebab, mayoritas masyarakatnya pemilik kebun dan petani kopi.

“Dalam setahun untuk wilayah tersebut menghasilkan puluhan ribu ton. Hampir rata-rata setiap rumah melakukan pengelolahan buah kopi dan memiliki kebun kopi sendiri,”ungkap Yanuar.

Dia menambahkan dengan terbukanya kebun kopi ini bisa memenuhi kebutuhan buah kopi yang diharapkan. Sehingga, geliat produksi kopi siap saji dari kualitas buah kopi terbaik Uma Inovasi Selangit terpenuhi setiap harinya.(key)