Banner Pemprov
Banner MUBA

Ini Cara Lanosin Hamzah Atasi Pengangguran di OKU Timur

 

“Untuk mengatasi angka pengangguran di OKU Timur, kami akan bekerja sama dan mengundang investor dalam negeri. Ini diharapkan bisa menyerap tenaga kerja dan berdampak pada menurunnya angka pengangguran,” kata Enos, Lanosin Hamzah biasa disapa, saat dihubungi di kawasan Martapura, Senin (24/8/2020).

 

OKUT,BS – Bakal calon Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Timur 2020 Lanosin Hamzah berencana menggandeng pihak swasta untuk mengatasi dan mengurangi pengangguran. Keterlibatan swasta, Lanosin meyakini, bisa semakin memperbanyakan ketersediaan lapangan pekerjaan.

“Untuk mengatasi angka pengangguran di OKU Timur, kami akan bekerja sama dan mengundang investor dalam negeri. Ini diharapkan bisa menyerap tenaga kerja dan berdampak pada menurunnya angka pengangguran,” kata Enos, Lanosin Hamzah biasa disapa, saat dihubungi di kawasan Martapura, Senin (24/8/2020).

Kendati demikian, Lanosin akan terlebih dulu membuat regulasinya. “Salah satu cara agar para investor ini tertarik menitipkan modalnya yaitu dengan membuat regulasi-regulasi yang memudahkan persyaratan perizinan. Sulitnya perizinan membuat para pengusaha lari dan tidak ingin menginvestasikan modalnya,” jelas Enos.

Ketika ketersediaan lapangan pekerjaan telah semakin terbuka, Enos menjamin akan lebih mengutamakan tenaga kerja dalam negeri, terutama warga OKU Timur. Karenanya, Enos akan berfokus pada peningkatkan sumber daya manusia.

“Kami akan utamakan tenaga kerja dalam negeri, sehingga kami akan berusaha membangun dan menyediakan SDM yang unggul, terutama masyarakat OKU Timur,” tutur Enos.

Peningkatan SDM, lanjut Enos, akan didorong melalui pendidikan formal dan informal. Untuk pendidikan formal, pihaknya akan memberikan bantuan-bantuan untuk biaya sekolah, termasuk sekolah kejuruan dan bantuan beasiswa bagi masyarakat tak mampu.

Untuk pendidikan informal, Enos akan membuat pelatihan-pelatihan keterampilan, sehingga dapat memenuhi kebutuhan tenaga kerja di semua bidang.

“Untuk mendapatkan SDM yang unggul, kami tidak hanya akan berikan bantuan untuk pendidikan formal, tetapi kami juga akan adakan pelatihan-pelatihan kejuruan yang dibutuhkan oleh perusahaan dan industry,” kata Enos.