Muba baru
Palembang Emas

Pelaku penganiayaan Nurdin ternyata tidur nyanyak dirumahnya

 

PALEMBANG,BS – Korban penganiayaan M.Nurdin KS. (60) warga Talang Banten 6 RT 06 No.386 merasa kesal terhadap pelaku penganiayaan dirinya.

Pelaku yang diketahui bernama Firmansyah(54) tidak lain tetangganya sendirinya ini ternyata bisa tidur nyenyak dirumahnya sendiri lantaran tidak ditahan sesuai proses hukum berlaku.

Menurut korban berdasarkan fakta sistim informasi pelayanan satu atap (SIPP) Pengadilan Negeri Palembang, menyatakan terdakwa ditahan di rumah tahanan Pakjo Palembang.

“Ternyata terdakwa kami lihat tetap berada di rumah,” ujar Nurdin, Kamis (24/9/2020).

Berita Terkait

Proses persidangan yang sudah di gelar di Pengadilan Negeri Palembang pada (24/9) dimana terdakwa yang didakwa dengan pasal 351 (1) KUHP oleh Penuntut Umum Pengadilan Negeri Palembang Dwi indayani, dan majelis hakim yang diketuai oleh Hakim Marhen dengan agenda pemeriksaan saksi saksi.

Dari informasi yang didapatkan tersebut bahwa terdakwa tidak ditahan,saat dikonfirmasi kepada penuntut umum Dwi Indahyani melalui telpon selulernya menanyakan masalah terdakwa tidak ditahan, artinya penentapan majelis tidak dijalankan.

Namun Dwi selaku penuntut umum tidak mau menjawab.

“Silahkam konfirmasi sama Kasi Pidum saja karena bukan wewenang saya,” ungkap Dwi.
Sementara itu Kasi Pidum Kejari Palembang Agung Ary Kusuma, menjelaskan terdakwa Firmansyah bukan tidak melaksanakan penetapan hakim, melainkan pihak Rutan Pakjo yang tidak menerima karena kondisi wabah Covid 19 yang masih terus menelan korban.

Namun setelah kordinasi dengan kepala rutan, bahwa terdakwa harus diisolasi selama 14 hari.
“Setelah 14 hari kedepan atau sekitar 3 Oktober yang akan datang baru kita titipkan ke Rutan ,” ungkap Ari.

Karena itu pihak Kejari berharap agar kasus ini, tidak perlu dibesarkan , karena tetap penentap majelis akan dilaksanakan. (ARH)