Muba baru
Palembang Emas

Dilaunching Harnojoyo, lampu jalan bertenaga surya hingga kini belum terrealisasi

“Sampai sekarang masih menunggu dari pihak  CV Sapa Koja,” kata Isnaini saat dihubungi via telepon gengamnya.

 

PALEMBANG, BS – 10.441 titik  pengunaan  penerangan jalan umum (PJU)  lampu jalan listrik bertenaga surya akan menerangi ratusan titik jalan di Kota Palembang, mulai dipertanyakan warga.

Lampu jalan bantuan yang dijanjikan CV Sapa Koja hibah dari PT Imza Rizky Jaya dari Dubai. pemerintah Arab ini, sejak di launching Selasa (11/8/2020) yang langsung ditandai pemasangan perdana  oleh Walikota Palembang H.Harnojoyo  di Jalan K.H Azhari  Lorong Pedatuan Laut RT 01 RW01 Kelurahan 12 Ulu Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang, hingga saat ini belum terrealisasi.

Pantaun dikawasan titik pancang pertama pemasangan lampu bertenaga surya ini, hanya baru dua unit terpasang.

” Belum ada lampu bertenaga surya Pak terpasang di kampung kami Seberang Ulu ini, kami juga sempat mempertanyakan dengan pihak kecamatan, hanya saja pihak kecamatan belum bisa menjawab karena belum ada kejelasan,” tegas salah satu warga Bunggaran II Kecamatan SU II Palembang,Selasa (13/10/2020).

Dari beberapa kelurahan yang berhasil ditemui, mengaku belum ada satupun lampu yang dijanjikan tersebut untuk penerangan jalan- jalan di perkampungan warga.

“Sampai saat ini satupun belum ada pihak kita juga belum mendapat laporan adanya pemasangan lampu bertenaga surya ini,” jelas salah satu Lurah dikawasan SU II yang enggan namanya dikutip.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang Isnaini mengatakan, beberapa titik lokasi wisata Palembang juga akan diterangi lampu bertenaga surya, terlebih kawasan wisata yang ada dibantaran sungai, hanya saja belum terrealisasi.

“Sampai sekarang masih menunggu dari pihak  CV Sapa Koja,” kata Isnaini saat dihubungi via telepon gengamnya.

Berita Terkait

Adapun dari Dinas Pariwisata, sambung Isnaini telah menunjukkan beberapa titik, untuk membantu penerangan di spot wisata seperti di Gudang Buncit, pinggiran Sungai Musi, Pulau Kemarau.

“Sampai sekarang tidak ada pemasangan, dan kami koordinasi juga dengan Kadis Pera KP masih menunggu, hingga saat ini tidak ada kabar, dan tidak ada penjelasan, apa  masih terimbas dampak Covid, apa berubah pikiran atau apa, tidak ada kabar,”singkatnya.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut)  CV Sapa Koja Remadani Oktaviani SH atau yang akrab dipanggil Bunda Vie saat di konfimasi, mengatakan, akan dipasang secara bertahap.

“Akhir Oktober ini akan dipasang 100 titik hingga akhir Desember ada 300 titik, saat ini juga sudah terpasang Ankerbolt (pondasi lampu),” jelasnya.

Sebelumnya, Walikota Palembang H.Harnojoyo mengatakan, lampu jalan bertenaga surya  bantuan CV Sapa Koja ini, diklaim mampu menghemat anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Kota Palembang sebesar Rp 80 M per tahun.

Mengapa bisa menghemat biaya anggaran? Kata Harnojoyo, listrik bertenaga surya ini sumber energinya berasal dari surya atau matahari dengan menampung panas matahari pada siang hari melalui panel sehingga dapat dimanfaatkan untuk menyalakan komponen elektrik untuk lampu, tentunya akan menghemat biaya tagihan listrik konvensional.

“Bisa dibayangkan kalau seluruh lampu jalan di Palembang ini digantikan dengan listrik bertenaga surya, tentu nol rupiah yang kita keluarkan untuk listrik lampu jalan,” ungkap Harnojoyo.

Nah, bantuan dari CV Sapa Koja ini, kata Harnojoyo akan disebar disetiap kelurahan yang ada, sesuai dengan kebutuhan di kawasan itu nantinya.

“Kalau untuk semua kebutuhan Palembang ini, dibutuhkan 76 ribu, saat ini baru ada 46 ribu yang sudah disebar, dengan adanya 10.441 titik lampu bertanaga surya ini, kita butuh waktu beberapa tahun lagi untuk mencukupi semuanya, jadi akan dilakukan secara bertahap,’ jelasnya.(za)