Banner Pemprov
Banner MUBA

Pengacara Bismi, minta kliennya dibebaskan

 

PALEMBANG, BS –  Terdakwa Bismi kasus penganiayaan yang didakwa pasal 351 (1) KUHP oleh Jaksa Arif Budiman telah menuntutnya dengan pidana penjara selama 10 bulan.

Pengacara terdakwa Bismi yang didampingi oleh kantor Hukum Sejakhtera, Wanida CS dalam nota pembelaannya menyatakan bahwa kliemnya harus dibebaskan dari segala dakwaan.

Karena menurut Wanida CS,  kliennya tidak bersalah, pasalnya fakta persidangan para saksi menerangkan bahwa terdakwa Bismi adalah korban penganiayaan oleh terdakwa Mey Priansyah.

Kemudian lebih lanjut Wanida dalam pembelaannya alat bukti yang dihadirkan berupa visum et revertum, tidak bersesuaian dengan peristiwa penganiayaan.

“Masa kejadian sudah berlangsung sebulan baru melakukan visum,” ujarnya,Senin (22/2/2021).

“Dengan fakta fakta ini, selaku pengacara dari terdakwa Bismi,” kami minta majelis hakim agar klien kami dibebaskan,” terangnya lagi.

Usai pengacara tedakwa melakukan pembelaan masjelis hakim, meminta kepada Jaksa penuntut umum agar melakukan perlawanan terhadap pledoi tersebut.

” Maka kami berikan waktu selama sepekan,” jelas Efrata.

Sementara Jaksa Penuntut Arif Budiman yang hari ini rencananya akan melakukan replik, namun sampai saat berita ini belum juga dibacakan.

Namun menurut informasih dilapangan bahwa jaksa penuntut tidak bisa menghadiri persidangan, sehingga sidang ditunda hingga pekan depan. (Arh)