Banner Pemprov
Banner MUBA

Dispora dan Siwo Sumsel Tatar Mahasiswa Menjadi Jurnalis Handal

 

PALEMBANG,BS  – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatera Selatan (Sumsel) dan Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia (SIWO PWI) Sumsel, mentatar mahasiswa-mahasiswi dari beberapa perguruan tinggi di Palembang, untuk menjadi calon-calon jurnalis yang handal.

Hal ini terungkap dalam Workshop Jurnalis Olahraga yang digelar Dispora dan SIWO PWI Sumsel di hotel Swarna Dwipa Palembang selama dua hari 29-30 Maret 2021.

Kadispora Sumsel, Yusuf Wibowo mengatakan, sekitar 50 peserta mengikuti event ini, yang mayoritas berstatus sebagai mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Palembang. Pihaknya juga mengundang wartawan olahraga dalam acara ini.

“Ini tahun ketiga kami gelar, workshop ini kami laksanakan salah satunya untuk membentuk jurnalis yang handal,” jelas dia, Selasa (30/3/2021).

Pihaknya juga berharap, workshop ini dapat membentuk kader jurnalis yang baik dan bertanggung jawab terkhusus jurnalis olahraga. “Kami berharap, mahasiswa dan jurnalis olahraga memberikan opini atau pemberitaan olahraga, yang mendukung upaya atlet menggapai prestasi terbaik, dari zero to hero atlet di Sumsel, ” ucapnya.

Sementara itu, dalam materinya berjudul idealisme dan jurnalis muda menangkal hoax, Ketua  PWI Sumsel, Firdaus Komar menyampaikan
semua wartawan harus menjalankan tugasnya  sesuai dengan fungsi pers. Untuk menangkal hoax yang marak beredar saat ini, ia berpesan  jangan menelan mentah-mentah informasi yang didapatkan sebelum melakukan cek dan ricek. “Kita juga jangan berpendapat yang penting posting (mengirim), tapi harus posting yang penting,” kata Firdaus.

Sedangkan, Ketua KONI Sumsel, Hendri Zainuddin, berharap workshop melahirkan  jurnalis-jurnalis  kritis, yang mengkritisi dari sisi fundamental dan  membuat atlet lebih berprestasi atlet.

“Yang paling fundamental itu salah satunya soal ketegasan anggaran, contohnya soal anggaran undang-undang kita  tidak menyatakan tegas kalau soal olahraga, sedangkan soal pendidikan sebesar 20 persen, kalau olahraga tidak ada,” kata Presiden tim sepak bola Sriwijaya FC ini.

Sekali lagi ia menegaskan,  para mahasiswa dan jurnalis harus kritis untuk kepentingan bersama, bukan atas dasar suka atau tidak suka. “Kita harus belajar kritis  untuk  kepentingan orang banyak, yang tidak boleh itu mengkritisi untuk menjatuhkan, mulailah berfikir objektif dan kritis,” Hendri berpesan.

Untuk diketahui, acara ini  mengusung tema Bersinergi Membangun Jurnalis Muda dan Peranan Pers Menangkal Hoax Covid-19 serta Menerapkan Etika Jurnalistik. Narasumber yang hadir, mulai dari PWI Sumsel, SIWO Sumsel, SIWO Pusat, BNPT Sumsel, Wartawan Olahraga Jakarta dan Pimpinan Redaksi koran lokal Sumsel.(gus)