Banner Pemprov
Banner MUBA

2022, pembangunan gedung Transit Dokter Unsri di RSUD Siti Fatimah dimulai

 

PALEMBANG, BS–Universitas Sriwijaya (Unsri) pada tahun 2022, mendatang siap membangun fasilitas transit tiga lantai di kawasan RSUD Siti Fatimah Palembang, Rabu (16/11).

Rektor Universitas Sriwijaya, Anis Saggaff mengatakan gedung transit diperuntukkan untuk mahasiswa kedokteran, residence hingga para dosen yang bekerja hingga koas atau kuliah praktek di beberapa rumah sakit terdekat di kawasan KM 8 Palembang. Nantinya, bangunan akan dibuat konsep Launge sehingga para tenaga Kedokteran Unsri bisa memanfaatkan fasilitas untuk beristirahat hingga mandi di gedung tersebut. Pihak Unsri juga akan memfasilitasi makanan hingga minuman gratis sehingga para tenaga dokter dari dosen, Koas hingga residence bisa beristirahat ketika sudah tidak ada pasien di RSUD atau malah, bisa santai ketika datang lebih cepat dari jam shift praktek.

“Jadi konsepnya nanti seperti launge, kita siapkan snack gratis, minuman hingga bisa bebas mandi dan beristirahat di ruang yang sudah kita siapkan. Ini menjadi fasilitas khusus untuk Fakultas Kedokteran Unsri, ” urai Anis usai penandatangan Kerjasama tenaga kesehatan RSUD Siti Fatimah dengan BPJS Ketenagakerjaan disaksikan Pemerintah Provinsi Sumsel di Aula RSUD Siti Fatimah, Rabu (16/11).

Saat ini, kata Anis, sedang dilakukan perencanaan dan perancangan bangunan dan pada awal tahun depan, start pembangunan fisik dimulai.

Anis mengaku pembangunan gedung untuk fasilitas transit mahasiswa dan dosen yang praktek dan bekerja di Rumah sakit seperti RSUD Siti Fatimah, RS Mata atau bahkan RSMH ini, bertujuan lebih mempermudah kerja untuk membantu pasien. Sehingga tak perlu bolak-balik ke rumah atau sebaliknya ketika kondisi sedang urgen untuk penanganan pasien gawat darurat.

Adapun anggaran pembangunan berasal dari Fakultas Kedokteran Unsri sendiri dan jika masih kurang, dibantu dari anggaran universitas. Ini juga merupakan program tripartid, dimana pembangunan gedung transit dari keroyokan tiga instansi, yakni Pemprov Sumsel, Unsri sendiri dan diharapkan pula kontribusi dari perusahan melalui dana CSR.

“Sehingga pembangunan fasilitas bersama bisa dikerjakan secara cepat, ” Katanya.

Pemprov Sumsel, kata Anis, sudah menghibahkan areal seluas 1,3 hektar untuk gedung transit yang berada di belakang gedung utama RSUD Siti Fatimah. Anis menargetkan pengerjaan pembangunan bisa tuntas satu tahun berjalan. “Paling lama satu tahun tuntas dan bisa langsung dimanfaatkan oleh Fakultas Kedokteran, ” katanya. (Why).