Banner Pemprov
Banner MUBA

Wow…Rumah Diatas Rp 1 Miliar Ludes Diborong Milenial

 

PALEMBANG,BS –Jangan sepelekan kalangan milenial, mengacu survey, konsumen tertinggi property saat ini justru berasal dari kalangan tersebut. Bahkan transaksi paling kencang untuk rumah diatas Rp 1 miliar ludes diborong habis.

Owner Income Property, Endang W Wierono mengungkap bahwa kaum milenial bisa mendominasi pasar lebih dari 40 persen untuk rumah diharga Rp 1 miliar keatas.

“Karena memang property yang kami tawarkan diharga mulai Rp 1 miliar hingga Rp 2,5 miliar, market untuk milenial bahkan capai 40 persen untuk rumah diatas Rp 1 miliar. Potensinya kami anggap sangat kencang dan tebal, ” ucap Endang yang akrab disapa Een usai membuka Prime Property Expo di atrium Palembang Icon, Selasa (23/11).

Bahkan, kata Een, mengilustrasikan kalangan milenial adalah komunitas yang rebahan saja namun masih menghasilkan uang di tengah digitalisasi yang berhembus kencang. Mereka adalah kalangan yang sangat selektif dan cenderung banyak pertimbangan saat memilih hunian, mulai mencari informasi di google, membandingkan satu produk property dengan perusahaan property lainnya, mengukur kebutuhan property pun lebih jeli dan bahkan terkesan sangat problematik saat memilih hunian.

Kenyataan itu, lanjut Een, perlu trik khusus untuk meramu market milenial. Pola pendekatan digitalisasi, teknologi berbasis IT menjadi kunci dasar untuk terjun ke market tersebut. Income property, meramu semuanya sehingga market itu bisa dikuasai.

Selama masa pandemi saja, lanjut dia, untuk market milenial sangat luar biasa.

“Kami tak perlu showing langsung ke konsumen seperti umumnya konsumen lain, untuk milenial, kita tinggal kirim penawaran via video, terkait fasilitas, benefit, kemudahan memiliki hunian yang dijabarkan secara rinci. Cukup itu saja, transaksi langsung terjadi. Tinggal sejam-dua jam kita bisa jual rumah ke market milenial, “urai Een.

Makanya dia optimis, meski market milenial harus dimaintence secara dinamis namun memang potensi tumbuhnya paling kencang dan tebal dibandingkan market lainnya.

Market ini bahkan kata Een, diincar hampir semua penyedia prooerti, artinya persaingan yang timbul sangat kompetitif.

“Jangan dikira kalangan milenial tidak berdompet tebal. Mereka rebahan saja bisa menghasilkan uang, entah dari bisnis conten creator yang memang sedang hits. Faktanya Rp 1 miliar pun dibeli dan market hingga kini capai 40 persen, ” urai Een.

Diketahui Prime Expo digelar hingga 28 November, mendatang. Dan pada Rabu (24/11) bakal hadir artis Helmy Yahya, yang akan memberikan tips dan triks sukses meramu bisnis dan memilih property aman sesuai kebutuhan. Helmy akan hadir selama dua jam dan akan langsung menyapa para pengunjung Palembang Icon Mall.

“Kemungkinan usai makan siang, pak Helmy hadir. Untuk jamnya bisa pukul 14.00 hingga pukul 16.00, makanya bagi warga Palembang, silahkan datang dan kunjungi beramai-ramai Prime Expo di Palembang Icon mall, ” Katanya.

Selain itu, juga akan digelar kompetisi cooking yang akan diikuti langsung ibu walikota Palembang dan jajaran ibu-ibu dari Tim PKK Kota Palembang.

Menurut Een, konsep real estate Expo Anti Mainstream yang menggabungkan beberapa event secara bersama. Pengunjung tak hanya mendapatkan informasi berbobot tentang properti primary dari top Developer lokal dan nasional, namun juga memberikan beyond edukasi, sharing, entertainment serta memory berharga bagi pengunjung.

Prime Expo diikuti enam developer top lokal Palembang, yakni Citra Land Palembang, Citra Grand City Palembang, Thamrin Homes, Maju Propertindo, Sri Walk, Siera Fiesta dan satu developer nasional, Jababeka Residences. Een sendiri menargetkan transaksi untuk property selama even berlangsung bisa tembus Rp 300 miliar.

“Dengan potensi market yang kini sudah mulai bagus, sekaranglah saatnya untuk membeli rumah dan kami optimis transaksi yang bisa kita himpun selama kegiatan bisa tembus Rp 300 miliar, ” katanya.

Kegiatan sendiri dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Sunsel, Mawardi Yahya yang didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Sunsel, Ir Basyaruddin Achmad MSi, Sekretaris Kota Palembang, Ratu Dewa dan Kepala Disperkim Kota Palembang, Affan Prapanca, Kapolda Sumsel, Tony Hermanto dan Kapolresta Kota Palembang, Irvan serta Ketua DPD REI Sumsel, Zewwy.

Menurut Mawardi, pasar property masih sangat baik perkembangannya dan pemerintah provinsi akan terus mendukung sehingga backlog untuk rumah masyarakat bisa berkurang. Market milenial, memang menurutnya sangat baik hanya memang kantong kalangan tersebut belum terlalu besar dibandingkan mereka yang market lainnya.
“Tapi dominasinya masih menguasai hanya memang secara dana belum terlalu besar dibandingkan mereka yang sudah mapan dalam penghasilan, ” katanya.

Senada diungkapkan Ketua DPD REI Sumsel, Zewwy yang mengungkap market selama pandemi untuk milenial justru capai 60 persen. Hanya memang, potensi milenial untuk rumah -rumah MBR.

“Market milenial di REI sendiri sangat menguasai. bahkan capai 60 persen. yang paling kencang itu untuk permintaan rumah MBR kerjasama dengan pemerintah, ” katanya.

Dia mengimbau bagi warga Palembang yang hendak membeli rumah, sekarang saatnya lantaran program pembebasan PPN sebesar 10 persen masih berlaku hingga Desember, mendatang.

Seharusnya, kata dia, promo bebas PPN untuk konsumen yang memanfaatkan pinjaman perbankan untuk membeli property tentu sangat menguntungkan, belum lagi pemberian bunga yang kompetitif seperti empat persen sangat menguntungkan konsumen.

“Program pemerintah PMK ini sangat menguntungkan, makanya sayang saja kalau tidak dimanfaatkan maksimal oleh masyarakat, ” katanya. (Why).