Banner Pemprov
Banner MUBA

Siswa Baru Angkatan ke-11 SMAN Sumsel Ikuti MPLSA

PALEMBANG,BS – Mengawali Tahun Ajaran Baru 2019/2020, SMAN Sumatera Selatan mengadakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah dan Asrama (MPLSA) bagi seluruh siswa baru. Kegiatan MPLSA berlangsung pada 14 – 20 Juli 2019.

Selama satu minggu, siswa baru angkatan ke-11 SMAN Sumatera Selatan diperkenalkan dengan sistem yang berlaku di sekolah dan asrama agar siswa memahami dengan baik kehidupan di asrama dan kegiatan belajar-mengajar di SMAN Sumatera Selatan.

Siswa baru angkatan ke-11 mulai memasuki asrama SMAN Sumatera Selatan pada Minggu, 14 Juli 2019 diantar oleh orangtua/wali siswa.

Sebagai upacara penyambutan resmi bagi kedatangan siswa baru dan orangtua/wali, sekolah mengadakan kegiatan Parents-Conference. Setelah melalui serangkaian kesepahaman sekolah dengan orang tua, siswa baru kemudian memulai kegiatan MPLSA dan memasuki masa karantina.

Pada masa karantina tersebut siswa selama tiga bulan tidak dapat melakukan kontak dengan orang tua masing-masing. Hal ini dilakukan agar siswa mulai belajar mandiri dan dapat fokus dalam belajar.

Kegiatan MPLSA secara resmi dibuka pada Senin, 15 Juli 2019 oleh Plt. Kepala SMAN Sumatera Selatan, Devi Mardhiyanti, saat upacara bendera. “Melalui kegiatan MPLSA ini diharapkan semua siswa baru dapat lebih mengenal lingkungan sekolah dan asrama secara lebih mendalam. Serta, diharapkan siswa baru dapat merasakan atmosfir kekeluargaan yang sangat kental di SMAN Sumatera Selatan.”

“Selain memperkenalkan lingkungan sekolah dan asrama, kegiatan MPLSA juga ditujukan untuk menanamkan nilai-nilai sekolah kepada seluruh siswa baru. Kegiatan ini sudah didesain sedemikian rupa agar siswa dapat melewatinya tanpa tekanan dan dapat melekatkan nilai kehidupan yang berguna bagi perjalanan siswa selama masa studi.” Jelas Febry Anggraini, selaku Ketua Pelaksana kegiatan MPLSA 2019.

Di hari ke-2, siswa mendengarkan paparan materi mengenai visi dan misi sekolah dan peraturan dan kebijakan sekolah dan asrama. Di hari ke-3, kegiatan MPLSA diisi dengan presentasi yang terbagi menjadi empat sesi, yaitu: penjurusan IPA & IPS, presentasi kurikulum, presentasi mengenai kesehatan, kebersihan dan kerapian, dan organisasi sekolah dan esktrakurikuler. Presentasi tersebut disampaikan oleh masing-masing guru pembimbing. Hal ini dilakukan agar para siswa baru dapat mengerti peraturan yang ada di sekolah dan asrama secara jelas.

Pada hari ke-4, kegiatan MPLSA dilanjutkan dengan pelatihan mengenai 7 kebiasaan baik, sosialisasi mengenai organisasi dan klub yang ada di SMAN Sumatera Selatan, serta sesi motivasi yang disampaikan oleh beberapa alumni SMAN Sumatera Selatan.  Serupa dengan hari sebelumnya, hari ke-5 juga diisi dengan presentasi mengenai Manner & Attitude, dan Latihan Baris-berbaris (LTBB). Pada sore hari, terdapat kegiatan House Choice dimana siswa baru akan dibagi kedalam 9 Houses yang terdapat di SMAN Sumatera Selatan, yaitu: Dolphin, Dove, Eagle, Hornbill, Komodo, Lion, Mantaray, Rhino, dan Shark House. House tersebut meliputi siswa dan guru pembimbing yang merupakan keluarga baru bagi seluruh siswa baru selama masa studi bahkan hingga mereka sudah menjadi alumni.

Hari ke-6 diisi dengan presentasi mengenai perilaku hidup sehat, dan dilanjutkan dengan pelatihan fire drilling dan safety simulation. Hal yang paling menarik dan menjadi keunikan dari MPLSA SMAN Sumatera Selatan, yaitu time capsule ritual dan Bon Fire.

“Semua kegiatan selama MPLSA sangat berkesan dan mengajarkan saya banyak hal baru. Selama satu minggu saya merasa bahwa sekolah sangat fokus untuk mengembangkan kepercayaan diri, kepemimpinan, kedisiplinan, dan sikap saling menghargai dan tidak membeda-bedakan satu dengan lainnya. Namun, momen yang paling berkesan adalah time capsule ritual dan Bon Fire dimana saya menuliskan mimpi dan target saya selama tiga tahun belajar di SMAN Sumatera Selatan diatas kertas dan menyimpan didalam sebuah botol kecil untuk dibuka tiga tahun mendatang. Terdapat pula prosesi dimana saya mematahkan kayu yang sudah saya tulis dengan daftar ketakutan saya. Lalu, saya patahkan dan membakar kayu atau ketakutan tersebut dalam api unggun. It is so unforgettable.” Ujar Celvin Fernando, sebagai salah satu peserta teraktif selama MPLSA yang berasal dari OKU Induk.

Hari terakhir MPLSA diisi dengan kegiatan fisik dimulai dengan senam pagi, house meeting dan outbound untuk mempererat ikatan emosional diantara siswa baru dan siswa lama yang dipandu langsung oleh guru pembimbing. Seluruh kegiatan MPLSA dibantu oleh anggotan organisasi siswa baik organisasi di sekolah maupun asrama.

“Kami mempersiapkan acara ini selama kurang lebih satu bulan. Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan sangat lancar. Kami juga bangga melihat perubahan sikap dan perilaku yang ditunjukkan oleh adik-adik angkatan ke-11. Mereka yang dari awal sudah memiliki inisiatif yang tinggi, sekarang inisiatif mereka jauh lebih meningkat, penuh percaya diri, lebih disiplin, dan menerapkan 5S (senyum, sapa, salam, sopan dan santun).” Tutur Gilang Rifki Maulana, selaku Ketua Pelaksana dari tim kepanitiaan MPLSA dari organisasi siswa. (martin)