Banner Pemprov
Banner MUBA

Selisih Rp 2 ribu, Bazar Murah Ramadhan diserbu warga

 

PALEMBANG,BS  – Bazar murah ramadhan, Kamis (22/4/2021) kembali digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Dinas Perdagangannya.

Bertempat dihalaman Kelurahan Talang Aman Kecamatan Kemuning, warga mulai ramai menyerbu stand pedagang, bahan sembilan bahan pokok paling diminati warga untuk keperluan ramadhan tahun ini.

“Lumayan Pak, harganya selisih Rp 2 ribu dari warung biasa,” kata Munarsih (45) warga Kecamatan Kemuning.

Mie instan, gula dan terigu yang dibandrol dalam satu paket kresek berwarna putih, langsung di bawah Munarsi setelah menyodorkan sejumlah uang sesuai dengan harga yang ia beli.

“Lumayan untuk menghemat,” katanya.

Seperti biasa Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda tampak selalu hadir dalam kesempatan tersebut.

Bahkam dirinya memastikan dagangan yang ada di bazar murah ramadhan tersebut terjangkau bagi warga.

“Kegiatan bazar ini memang merupakan kegiatan rutin kita setiap tahun sekali menghadapi bulan puasa dan Idhul Fitri. Alhamdulillah, stan yang ada di Kecamatan Kemuning sangat ramai dan sangat diminati,” kata Fitri.

Melalui interaksi bersama pedagang, Fitri menyampaikan bahwa harga yang diberikan dalam kegiatan bazar tersebut tergolong sangat murah, khsususnya dalam meringankan beban masyarakat di tengah Pandemi Covid-19 saat ini.

“Alhamdulillah barang-barang yang dijual jauh lebih murah, apalagi dalam paket-paketnya tadi. Mudah-mudahan ini bisa betul-betul membantu masyarakat di tengah bencana Covid-19 dan juga dalam menjalankan ibadah puasa,” ujarnya.

Dijelaskan Fitri, bahwa kegiatan bazar murah tersebut akan terus diadakan hingga 11 hari kedepan di setiap Kecamatan yang ada di kota Palembang.

“Ini merupakan hari yang ketujuh, berarti masih ada sekitar sebelas hari lagi,” jelasnya.

Wakil Walikota Palembang dua periode itu juga menghimbau kepada masyarakat untuk dapat mendatangi  kantor Kecamatan  yang menggelar bazar murah serta tidak melewatkan kegiatan bazar murah tersebut.

“Silahkan datangi Kecamatan masing-masing, nanti jadwal akan kita sampaikan. Kalau memang ada yang mendapatkan barang expired tolong laporkan ya,” tuturnya.

Masih dikatakannya, bahwa untuk perbandingan harga sendiri, bazar murah memiliki selisi harga yang cukup jauh dari harga pasaran yang  diketahui oleh warga.

“Walaupun hanya selisih Rp 2 ribu dari pada harga di pasaran tapi ini tergolong cukup murah, bahkan kalau di paket-paketnya bisa selisih hingga 15 ribu, jadi ini memang jauh lebih murah,” ujar Fitri.

Fitri berharap, dengan adanya bazar murah tersebut, kesetabilan harga barang barang pokok kebutuhan masyarakat juga dapat terjaga, khususnya dalam bulan suci ramadhan setra menjelang hari raya Idul Fitri.

“Jangan sampai nantinya harga melonjak begitu tinggi. Jadi, dengan adanya ini, kita berharap barang-barang yang menjadi kebutuhan pokok betul-betul bisa terjaga,” tungkasnya. (ira)