Banner Pemprov
Banner MUBA

Pematangan lahan, pembentukan tim, 2022 Pasar Apung Darussalam diwujudkan

 

PALEMBANG,BS  -Walikota Palembang H.Harnojoyo optimis kota tertua di Indonesia ini, akan memiliki ciri khusus interaksi jual beli pasar tradisional baru.

Pasar Apung Darussalam, namanya dipastikan akan disematkan pasar yang terletak di bawah Jembatasan Musi yang langsung bersentuhan dengan Sungai Musi.

“Sudah sepakat bersama staff khusus, Bappeda, serta konsultan memberi nama Pasar Apung Darussalam sesuai dengan visi misi kota Palembang, Palembang EMAS Darussalam,” ungkap Harnojoyo, Selasa (28/9/2021) usai memimpin rapat bersama.

Pembangunan yang dijanjikan akan rampung pada tahun 2022 ini, dipastikan akan mendapat persetujuan dari pemerintah pusat dan Pemerintahan Provinsi Sumsel bahkan akan menyasar dari dana CSR.

Berita Terkait

“Soal dana ada Kementerian Perdagangan ada, InsyaAllah pak Gubernur juga ada, bahkan CSR juga bisa. Yang penting desain kita siapkan lengkap terlebih dahulu,” tegasnya.

Saat ini, tahap rencana pembangunan itu telah masuk tahap administrasi.

“Tahap pertama, sekitar Pasar Apung akan kita bersihkan atau lakukan pematangan lahan terlebih dahulu,setelah itu pembwntukan tim untuk mewujudkannya,” ujarnya.

Masih dikatakannya, bahwa Pasar Apung Darussalam juga rencana akan dibangun dengan tidak meninggalkan ciri khas kota Palembang melalui konsep tradisonal modern.

“Karena itu Darussalam, maka nanti akan kita lengkapi dengan tempat ibadah disana,” tuturnya.

Diungkapkan Harnojoyo, bahwa pembangunan konstruksi tempat ibadah maupun pasar itu sendiri juga rencana akan disesuaikan dengan kondisi pasang surut sungai musi. “Jadi nanti para pedagang ataupun pembeli tidak terganggu,” ungkapnya.(za)