Mukhtiar Hijrun, Camat Inovatif Terbaik Dua di Sumsel

 

PALEMBANG,BS – Ini hal yang membanggakan Palembang. Camat Seberang Ulu Satu Palembang, Mukhtiar Hijrun, terpilih sebagai Terbaik Dua Camat Inovasi Se-Sumsel.

Hal ini mengemuka di acara Penganugerahan Inovator Sumatera Selatan Tahun 2021, di Griya Agung, Sumatera Selatan, Senin (20/12/2021) malam.

Dari 891 peserta, terpilih 162 nominator. Dari jumlah itu, terpilih lagi 92 inovator terbaik untuk 17 kategori dengan 26 Juri yang berkompeten.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru.

Mukhtiar Hijrun mengusung inovasi berjudul Upaya Menata Kawasan Kumuh Menjadi Kawasan Kreatif Berbasis Pemberdayaan dan Kepedulian Kepada Masyarakat di Kecamatan Seberang Ulu Satu Kota Palembang.

Penataan kawasan kumuh itu melalui pembentukan kampung kreatif di setiap kelurahan, Kemudian menampung aspirasi masyarakat dengan tamasya kampung melalui berkantor di kelurahan.

Juga penyerapan aspirasi pelaku UMKM melalui kegiatan Rabu Sanjo UMKM.

“Kami juga mengusung program Jumat Barokah. Ini tujuannya meningkatkan kepedulian dengan berbagi kepada anak yatim piatu, lansia dan masyarakat,” ujar Hijrun, dibincangi Selasa (21/12/2021).

Hasil dan manfaat dari inovasi ini, yakni terciptanya kampung kreatif di setiap kelurahan di kecamatan, bisa dijadikan sebagai contoh untuk kampung-kampung lainnya.

Inovasi inilah yang mengantarkan Hijrun menjadi Terbaik Dua Camat Inovasi se-Sumsel.

“Alhamdulillah. Penghargaan ini atas kerja keras kita dan kerja sama serta sinergi yang baik antara pihak kecamatan, Muspika Kecamatan, Puskesmas, KUA Kecamatan, Kelurahan, RW, RT, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda, Pelaku UMKM dan warga Seberang Ulu Satu. Inovasi kita juga didukung oleh Bapak Wali Kota Palembang Harnojoyo, demi mewujudkan visi Palembang Emas Darussalam,” kata Hijrun.

Ia menambahkan, penghargaan ini kian memotivasi dirinya dan jajaran untuk berinovasi dan berkreasi untuk kemajuan Kecamatan Seberang Ulu Satu dan Palembang secara umum.
Sementara itu, dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumsel bisa dilakukan dengan berbagai cara.

Salah satunya adalah menurunkan biaya hidup, mengubah mindset dari konsumtif menjadi produktif. Untuk tulah diperlukan inovasi. Dari tidak ada menjadi ada. Dari mahal menjadi murah, dari konsumsen menjadi produsen. Yang sudah ada menjadi lebih efektif dan lebih efisien.

“Satu hal yang saya perhatikan dari seorang inovator, adalah orang yang mau berfikir. Karena fikiran dapat mengubah sesuatu. Inovasi yang baik adalah konkret dan dapat diimplementasikan di lapangan. Semuanya berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat hingga menurunkan biaya hidup,” ujar Herman Deru. (*)