Perawatan RS dijamin Jasa Raharja, korban kecelakaan Lalin depan Panti Werda bernafas lega

PALEMBANG,BS  – Insiden kecelakaan lalu lintas (Lalin) yang melibatkan dua pengendara, Susanto (40 )  dengan Saprin (52) di Jalan Residen A Nazamudin depan Panti Werda Palembang-Sumatera Selatan kini bisa bernafas lega.

Insiden yang terjadi Selasa, (10/5/ 2022) sekitar pukul 06.15 diketahui Susanto mengendarai Mobil Daihatsu  Xenia dengan nomor Polisi BG-1446-AP sedangkan Sapri pengemudi truk fuso  BG-8773-IC.

Dari informasi yang berhasil dihimpun Susanto mengantuk akibat kelelahan dan terjadi tabrakan yang berakibat 9 penumpang dalam mobil tersebut mengalami luka-luka.

Kepala PT Jasa Raharja Cabang Sumatera Selatan, Abdul Haris mengatakan, prihatin atas musibah yang terjadi.

Setelah mendapatkan informasi adanya kecelakaan dengan cepat dan sigap, petugas Mobile Service  Dito Agung Laksono melakukan survey ke tempat kejadian perkara dengan unit laka Poltesta Palembang.

“Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan No. 16 Tahun 2017, korban kecelakaan lalulintas berhak mendapatkan santunan biaya pengobatan maksimal sebesar  Rp 20 juta dan Jasa Raharja segera menerbitkan surat  jaminan bagi masing-masing korban supaya mendapatkan perawatan di Rumah Sakit yang sudah berkerjasama dengan Jasa Raharja,” katanya.

Diketahui pasca kecelakan korban langsung dibawa ke RS. Charitas Hospital Kenten untuk mendapatkan pertolongan pertama, dan  beberapa korban lainnya langsung di rujuk ke RS. Charitas Hospital Palembang untuk mendapatkan pengobatan yang intensif.

“Korban tidak mengeluarkan biaya untuk pengobatan. Saat ini Jasa Raharja telah bekerjasama dengan 66 Rumah Sakit di seluruh Sumatera Selatan,” ungkapnya.

Haris menghimbau untuk para pengendara kendaraan bermotor agar tetap menjaga stamina, jika lelah dan mengantuk lebih baik istirahat di rest area.

“Jangan memaksakan tetap mengendarai kendaraan dengan kondisi kurang fit, hal ini tentu saja akan sangat membahayakan pengemudi, penumpang dan kendaraan lain,” tutupnya.(ril)