ISPU mengalami peningkatan, Ratu Dewa minta OPD lebih waspada

 

PALEMBANG,BS ,Angka Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) kota Palembang dua pekan terakhir mengalami peningkatan akibat kabut asap yang semakin pekat.

Hal ini tentunya dipengaruhi kondisi udara yang semakin kurang baik khususnya menjelang malam dan pagi hari.

Berdasarkan Nilai ISPU dari 157 sampai kondisi saat Selasa (25/9/2023) ini menunjukan kewaspadaan terhadap Pemerintah kota Palembang agar siaga 1.

Hal ini dibenarkan Penjabat (Pj) Walikota Palembang Ratu Dewa dalam apel siaga kebakaran di Dinas Pemadam Kebakaran, bahwa Pemkot akan secepatnya melakukan siaga pengaman titik api seperti daerah gambut khusunya pengaman di TPA Sukawinatan yang beberapa waktu lalu mengalami kebakaran.

“Kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait berserta TNI dan Polri, kita lakukan kerjasama dalam mengatasi masalah titik api yang terjadi dibeberap titik api di kota Palembang. Maka dari itu saya secara langsung melihat kesiapan dari Dinas DPKPB, selain itu juga dibantu oleh PUPR, Perkimtan PDAM Tirta musi dan Dinas Kesehatan, karena sudah ada didaerah tertentu yang mengalami kesulitan air,”tegas Ratu Dewa.

Kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukawinatan belum lama ini, kata Dewa, turut menyumbang polusi asap.

“Tentunya dari pengalaman kemarin saya secara langsung bekordinasi dengan Pak Gubernur Sumsel guna melakukan percepatan pemadaman api di TPA sukawinatan. Alhamdulilah dengan armada yang lengkap api bisa di padamkan sampai 11 malam,”jelasnya.

Bahkan Dewa menekankan, Dinas Lingkungan Hidup dan kebersihan (DLHK) untuk selalu waspada untuk selalu monitor memberikan pengawasan serta patroli jangan sampai ada warga yang masuk kedalam sana guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kepada camat dan lurah setempat agar bisa melakukan kordinasi untuk selalu waspasa terhadap kondisi didaerah mereka masing-masing serta memberikan arahan agar masyarakat setempat dilarang untuk membakar sampah,” tegasnya.

Dilain hal, mengenai proses belajar mengajar disekolah, Dewa menanggapi kondisi masih bisa dikendalikan dan masih belajar seperti biasa.(ril/tom)