Ogoh-Ogoh Lima Desa Keliling Bundaran Arga Makmur
BENGKULU UTARA,BS – Memperingati hari raya Nyepi tahun baru Saka 1940 pada Sabtu ( 17/3 2018) mendatang, umat Hindu di Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu, gelar persiapan festival ogoh-ogoh.
Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Bengkulu Utara Putu Sura Artika, MM melalui Sekretaris Nyoman Karwiyanto, S.Sos menjelaskan, festival ogoh-ogoh akan mengambil rute Balai Banjar Dharma Shanti Desa Rama Agung dan seterusnya mengelilingi Bundaran Arga Makmur.
“Untuk ogoh-ogoh yang kita tampilkan melibatkan 5 Banjar Adat yang berada di 5 desa, mulai dari Banjar Adat Dharma Shanti Desa Rama Agung, Banjar Adat Kuro Tidur Desa Kuro Tidur, selanjutnya Banjar Dewa Ayu, Tirte Teg Teg dan Puncak Harapan 3 Banjar ini berada di Desa Sumber Agung,” jelasnya, Senin (12/3/2018).
Saat ini ogog ogoh masih dalam proses pembuatan Banjar Adat Dharma Shanti, dinamakan Buta Kalla sejenis raksasa dimana raksasa ini bisa dikatakan predikat tidak bagus yang akan kita perangi.
“Maka kita simbolkan dalam ogoh-ogoh nanti pada akhirnya peperangan akan dimenangkan oleh Dharma,” kata Nyoman.
Sementara ditempat berbeda Gede Rumania Ketua Adat Banjar Dharma Shanti, sekaligus merangkap Wakil Ketua festival ogoh-ogoh Rama Agung, Ogoh ogoh akan dimulai pada pagi hari hingga persiapan puku13.00 Wib dan dilanjutkan hingga acara festival selesai.
“Dilaksanakan festival ogoh-ogoh tentunya ada keterkaitan erat dengan hari raya Nyepi, yang akan kita laksanakan 17 Maret 2018 mendatang. Untuk rangkaian acara, tanggal 15 Maret kita melaksanakan festival kemudian plaksanaan sakralnya (taur kesange) pada Jum’at 16 Maret,” jelasnya.(yapp)
