OYO kuasai hotel di Palembang, tumbuh 200 persen dalam setahun
PALEMBANG,BS – 0Y0 Hotels & Homes Indonesia berhasil mencapai target Iebih awal dengan Iebih dan 1.000 hotel, 1.200 mitra pemilik hotel, serta 5 juta pelanggan di Indonesia.
Di Kota Palembang, semenjak beroperasi Oktober 2018, 0Y0 Hotels and Homes ‘lndonesia (“0Y0”), jaringan hotel terbesar di Indonesia (berdasarkan jumlah kamar), menunjukkan pertumbuhan yang menjanjikan, dalam kurun waktu kurang dari 1 tahun, Iebih dari 50 hotel dengan 1:500 kamar, telah bergabung sebagai mitra OYO di Palembang.
Region Head Sumatra OYO Hotels dan Homes Indonesia Edy Tan mengatakan, 0Y0 juga telah menjadi pilihan akomodasi favorit pelanggan dengan total 63.000+ pemesanan sampai dengan pertengahan kuartal Ill ini. Jika dihitung rata-rata pemesanan per harinya, maka ada kenaikan sebesar 16% dibandingkan kuartal II 2019.
“Pertumbuhan di Palembang yang signifikan ini turut berkontribusi pada pencapaian OYO secara nasional yang sangat pesat dan telah memasuki babak baru,” katanya, Senin (23/9/2019).
Sampai dengan akhir Agustus 2019, 0Y0 mantap memimpin ‘industri perhotelan di Indonesia dengan memiliki Iebih dari 1.000 hotel, 27.000 kamar, 1.200 mitra pemilik hotel, yang tersebar di 100 kota dan telah melayani 5 juta pelanggan dari Sabang sampai Kupang.
“Pencapaian ini berhasil diraih Iebih cepat dari target awal 0Y0, yaitu untuk hadir di 100 kota pada akhir tahun 2019,” jelasnya.
Sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian ini, 0Y0 meluncurkan ”OPEN” sebagai program dedikasi jangka panjang OYO untuk mitra pemilik hotel, guna membantu mereka dalam mempercepat pertumbuhan bisnisnya di setiap Iangkah.
Sejalan dengan pertumbuhan yang cepat, 0Y0 di Indonesia telah menciptakan 1.000 Iapangan pekerjaan untuk anak bangsa dan menargetkan untuk merekrut 500 tenaga kerja hingga akhir 2019
”Pencapaian kami di Palembang dalam waktu yang singkat ini berkat kerja keras dari para OYOpreneurs (karyawan 0Y0), pelanggan dan seluruh mitra pemilik hotel yang telah mempercayai dan mendukung 0Y0 selama ini,” ungkapnya.
Sebagai kota tertua di Indonesia, Palembang menyimpan banyak potensi bagi industri perhotelan, baik yang ditopang oleh sektor pariwisata maupun bisnis.
Bahkan, sesuai dengan rencana yang dicanangkan oleh Kementerian Bappenas/PPN Republik Indonesia. Palembang sendiri akan menjadi salah satu kota yang akan dibangun menjadi kawasan Metropolitan di Indonesia.
Hal ini tentu akan menjadi angin segar bagi para pemain di industri perhotelan, terlebih mengingat berbagai pembangunan infrastruktur di Palembang yang juga menjadi fokus pemerintah.
”Kami menyadari besarnya potensi perkembangan industri perhotelan di Palembang dan kami juga sangat percaya diri dengan pertumbuhan kami di daerah ini. Sebagai pelopor model bisnis perhotelan fuII-stack berbasis tekno/ogi pertama di dunia, kami berharap keberadaan 0Y0 di wilayah Palembang dan Sumatera Selatan ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memajukan industri perhotelan lokal serta turut berkontribusi bagi peningkatan ekonomi setempat,” tambah Edy.
Secara nasional, program ini telah diresmikan langsung oleh Founder & CEO Group OYO Hotels & Homes, Ritesh Agarwal pada 4 September 2019, sebagai bentuk komitmen akan kehadiran 0Y0 di Indonesia yang merupakan pasar prioritas.
”Sejak awal kami bergabung di Indonesia, 0Y0 berkomitmen untuk terus menjaga dan membangun hubungan yang baik dengan mitra pemilik hotelnya. Melalui OPEN, 0Y0 akan memberikan akses kepada se/uruh informasi yang penting bagi para mitra pemilik hotel, mulai dari bantuan pendanaan, insentif, aktivitas komunitas mitra, dan Iainnya,” jelas Edy.
Pencapaian yang telah diraih oleh OYO baik secara nasional maupun lokal juga sejalan dengan perkembangan bisnis yang dirasakan oleh para mitra pemilik hotel di Palembang, salah satunya Indra S. Nursewan selaku pemilik hoteI 0Y0 Capital 0 Princess Palembang.
”Sejak bergabung dengan 0Y0, bisnis hotel kami semakin berkembang karena adanya dukungan mulai dari operasional, manajemen hingga pemasaran hotel yang berbasis teknologi. Fitur-fitur yang ada di ap/ikasi Co-O Y0 pun sangat membantu kami untuk memantau bisnis kami, mulai dari manajemen keuangan, hingga ke operasional properti kamis HaI-hal tersebut yang menjadi nilai tambah 0Y0 bagi kami para pemilik hotel, sehingga kami mampu meningkatkan bisnis hotel kami,” jelasnya.
Sementara, Ketua PHRI Sumatera Selatan, Herlan Aspiudin mengatakan, sebagai pelaku industri perhotelan, dirinya berhadap kehadiran 0Y0 di Palembang dan Sumatera Selatan dapat turut meningkatkan giat sektor perhotelan di wilayah Sumsel.
“Sekaligus membantu para pebisnis hotel lokal. Kedepannya, kami dari PHRI pun terbuka akan berbagai kerja sama yang dapat disinergikan guna menarikjumlah wisatawan datang ke Bumi Sriwijaya ini,” kata Herlan.(yudi)
