Banner Pemprov
Banner MUBA

Dugaan tanda tangan palsu Sekdes Gunung Kembang, masuk dalam gelar perkara

LAHAT,BS – Polres Lahat, Senin (29/6/2020) memanggil Sekretaris Desa (Sekdes) Gunung Kembang Kecamatan Tanjung Sakti Pumi Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Sekdes ini panggil terkait kasus dugaan tanda tangan palsu yang dilakukan perangkat desa yang mengatas namakan namanya.

Deputy Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Sumsel Ir. Feri Kurniawan mengatakan, pemanggilan sekdes ini berdasarkan surat tembusan permohonan bantuan nomor : 001/MAKI-SS/VI/2020 permohonan pihak MAKI Sumsel kepada pihak terkait untuk melanjut temuan ini sesuai hukum yang berlaku.

“Kasus ini sebenarnya murni kehendak sebagian warga Desa Tanjung Kembang untuk mendapatkan keadilan terkait pengelolaan desa selama 5 tahun terakhir ini yang miris adanya dugaan pemalsuan tanda tangan sekdes setempat,” kata Ir feri Kurniawan, Selasa (30/6/2020).

Pengaduan yang telah dilayangkan setahun yang lalu ini, katanya, hari ini Sekdes yang dipangil sebagai status korban yang tanda tangannya dipalsukan ini dipanggil Tipikor Polres Lahat untuk melakukan penelitian dan laporan / terkait informasi itu sehingga adanya kepastian dapat tidaknya persoalan ini untuk naik tahap penyelidikan .

“Hari ini Tipikor Polres Lahat adanya memanggil Sekdes Gunung Kembang merupakan upaya polisi dalam mengungkap dugaan pemalsuan dokumen terkait tindak pidana korupsi Dana Desa,” katanya kepada wartawan.

Kasus yang dilaporkan MAKI Sumsel ini, kata Feri sudah sesuai Pasal 8 dan 9 UU Tipikor yang intinya adanya dokumen di palsukan yang berpotensi merugikan keuangan negara.

” Tanda tangan Sekertaris desa Gunung Kembang diduga di palsukan dengan modus mengganti Sekdes yang diangkat bupati dengan Sekdes yang diduga ditunjuk oleh Kepala Desa, adanya dugaan pemalsuan dokumen ini diduga melanggar Permendagri No. 113 tahun 2013 dan PP No. 72 tahun 2005 dan diduga di lakukan oleh Kepala Desa Gunung Kembang,” ungkapnya.

Feri yang mendapat keterangan dari pihak Tipokor Polres Lahat, kasus tersebut akan memasuki tahap baru gelar perkara.

Sementara itu, Sekdes Gunung Kembang Warman Wilman mengatakan, dirinya merasa lega, kasus tersebut telah ditindaklanjuti sesuai dengan prosedurnya.

“Saya merasa legah adanya tanggapan dari pihak tipikor Polres Lahat terkaitan masalah yang saya alami selama manjadi sekretaris desa Gunung kembang dengan dugaan pemalsuan tanda tangan saya dalam pelaksanaan penggunaan dana desa,” ujarnya (boni belitong)