PALEMBANG,BS –Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Dinas Perdagangannya mengambil langkah cepat dalam mengatasi kelangkaan minyak goreng (migor) dengan cara menggelar operasi pasar (OP).
Kamis (24/2/2022) berpusat dikawasan padat pemukiman Rumas Susun Sewa (Rusunawa) Kelurahan 24 Ilir Kecamatan Bukit Kecil Palembang mulai dilakukan.
Pantauan dilapangan, operasi pasar yang langsung dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Ratu Dewa sejak pukul 09.00 Wib, langsung diserbu warga, terlihat antrian mengular yang didominasi emak emak memburu minyak goreng dalam kemasan satu liter.
Dijadwalkan operasi pasar murah ini akan digelar hingga sepekan kedepan, adapun titik lokasinya, yakni Pasar Sekip Ujung Jumat (25/2), Pasar Maskrebet Selasa (1/3), Pasar Tangga Buntung Rabu (2/3), Pasar KM 5 Jumat (4/3), , Pasar Padang Selasa Senin (7/3), dan terakhir Pasar 3/4 Ulu Selasa (8/3).
“Dari obrolan beberapa waktu lalu, pedagang dan warga banyak mengeluhkan kelangkaan minyak goreng,” kata Ratu Dewa.
Dari banyak keluhan ini, kata Dewa, menunjuk Dinas Perdagangan untuk melakukan pendataan dilapangan, hasilnya, kelangkaan ini terjadi hampir setiap pasar tradisional.
“Ya, saya langsung kontak dengan dinas terkait dan 22 distributor agar bisa agar bisa melakukan oprasi pasar. Selain itu juga saya melakukan koordinasi dengan Disperindag agar bisa melakukan kegiatan tersebut dipasar tradisonal di 7 titik nanti yang berjumlah 3,5 ton dengan 35000 liter,”katanya.
Ia juga mengharapkan parah produsen para penjual bisa membantu warga yang sangat membutuhkan tentang minyak goreng.
“Kita terus membangun koordinasi dengan Disperindag Provinsi terus dengan para distributor yang ada di Palembang. (tomy)
