Ringankan beban PMI,IKAPPI gelar donor darah
PALEMBANG,BS – Dewan Perwakilan Wilayah Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Sumsel melaksanakan kegiatan donor darah. Kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban PMI serta menyiapkan stok bagi masyarakat di Sumsel ini.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stok darah di Sumsel. Jika kalian pernah mengalami kesulitan mendapatkan darah saat ada keluarga yang sedang membutuhkan. Maka kami berharap melalui kegembiraan ini dapat membantu masyarakat juga pemerintah dalam menyediakan stok darah, ” kata Ketua Dewan Perwakilan Wilayah Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI),M Arris AlkausarSE saat melakukan kegiatan donor cinta di Stasiun LRT Ampera Palembang Selasa (14/2/2023).
Kegiatan donor darah ini ditargetkan dapat 2500 kantong darah. Kegiatan ini akan berlansung selama satu pekan. Jadi dalam satu hari target sebanyak 280 sampai 300 pendonor.
Bagi warga Palembang yang mau melakukan donor darah dapat datang langsung ke Stasiun LRT Ampera. Serta ada juga pendaftaran secara online. Saat ini ada sebanyak 345 pendonor yang mendaftar secara online.
“Kami juga menyiapkan doorprize bagi pendonor. Seperti tiga unit sepeda motor listrik, satu paket umroh emas 7 gram dan masih banyak lagi hadiah lainnya, ” benernya.
Ketua PMI Sumsel Feby Herman Deru,
berjata kegiatan donor cinta ini sudah dilaksanakan dari tahun lalu. Pada tahun lalu kegiatan seperti ini dilaksanakan di RS Fatimah. Donor darah ini sebagai wujud kepedulian terhadap sesama.
PMI bekerjasama dengan Ikappi dan beberapa organisasi lainnya
Bagi masyarakat yang membutuhkan darah nya di wilayah Sumatera Selatan.
“Semoga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Pendonor juga dapat mendapatkan manfaat dari kegiatan donor ini secara rutin. Dimana darah yang kotor dapat berganti menjadi darah yang segar lagi, ” ucap dirinya.
Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru mengatakan, kegiatan donor ini merupakan kegiatan yang sangat mulia. Kegiatan ini mengajak semua pihak untuk menghargai sebuah darah. Ia berharap kegiatan ini dapat ditiru oleh semua Organisasi yang ada seperti Hipmi dan lainnya.
“Saya mengucapkan Terima kasih kepada para pendonor. Saya atas nama pribadi dan pemerintah Sumsel memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para pendonor, ” kata Deru.
Salah satu pedonor darah Tonny Pasla mengatakan, ia rutin melaksanakan kegiatan donor darah ini. Sebenarnya ia selalu aktif melakukan donor darah dimanapun.
Sejak usia 16 tahun sampai sekarang ia sudah berusia 46 tahun lebih. Sudah ratusan kali ia melaksanakan kegiatan donor darah. Ia sudah menghabiskan tiga buku lebih jadi yang tercatat hanya sebanyak 89 kali saja.
“Dua bulan setengah saya selalu rutin melakukan donor darah. Saya berharap agar saya dapat lebih banyak memberitahu manfaat pada orang lain, ” harapnya.(ril)
