PGN Palembang Prioritaskan Pasang 3.124 Jargas di Sekayu dan Banyuasin
PALEMBANG,BS – Sebagai langkah mempercepat pemanfaatan gas bumi bagi masyarakat PGN tbk berkomitmen untuk memperluas jaringan gas atau jargas rumah tanggga didua lokasi di Sumatera Selatan, dua lokasi yang menjadi menjadi prioritas yaitu musi banyuasin (Muba ) dan Banyuasin.
“Secepatnya kita kerjakan akhir tahun ini (2024) pemasangan (jargas) sebanyak 3.100 sambungan gas untuk di Sekayu dan Banyuasin, masing-masing 1.500an di daerah tersebut,” kata Head PGN Area Palembang, Braman Setyoko dalam kegiatan pengenalan profil sistem kerja PGN di Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) belum lama ini.
Berdasarkan pengelolaan jargas PGN di wilayah Sumsel dan Jambi, total pengguna jargas sudah mencapai 49.963 pelanggan yang tersebar di 8 kabupaten/kota. Kemudian untuk fokus pemasangan tahun ini ditarget konstruksi saluran berjumlah 3.124 pipa penyambungan.
Pemasangan jargas itu masing-masing dikebut untuk wilayah kerja Musi Banyuasin di Sekayu berjumlah 1.624 pipa dan di Banyuasin 1.500 kontruksi. Sementara PGN terus konsisten menawarkan gas pipa sebagai proses optimalisasi pemanfaatan gas bumi.
Tercatat sepanjang 2023 pengguna jargas PGN tertinggi berada di Muba dengan total 16.267 pipa yang telah terpasang. Jumlah kontruksi sambungan tersebut tertinggi di Sekayu karena gas bumi paling banyak berada di wilayah terasbut. Sementara daerah paling rendah pengguna di Oku Timur, baru 2.934 pelanggan.
“Kalau untuk seluruh wilayah kerja di Sumsel, PGN memiliki panjang pipa transmisi sepanjang 359,7 km,”katanya.
Pertumbuhan jargas PGN khusus di Ibukota Sumsel, Palembang, sejauh ini sudah terpasang untuk 12.100 pelanggan di rumah tangga, kemudian 10 pelanggan sektor industri dan 231 bagi pelanggan komersial. Pengguna PGN tersebar di beberapa wilayah melipiti Kebun Bunga, Dwikora dan Kawasan Balayudha.
“Secara keseluruhan, PGN beroperasi untuk subholding gas Pertamina di 17 provinsi meliputi 78 kabupten/kota. Namun area sambungan yang belum terpasang berada di Semarang-Cirebon dan Semangke-Dumai,”tandasnya.(fie)
