Minsapa, Pasukan Belia Palembang Siap Guncang Liga Merah Putih

Laporan: Hasan Basri

 

KOTA PALEMBANG, BSMadrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Palembang kembali menorehkan prestasi gemilang di dunia olahraga pelajar. Tim sepak bola mereka, Minsapa, resmi menjadi wakil Kota Palembang pada ajang Liga Merah Putih National Series kategori U-10 dan U-12 yang akan berlangsung pada 6–7 Desember 2025 di Kota Bandung, Jawa Barat. Kesempatan ini diraih setelah Minsapa tampil dominan dan sukses menyabet gelar juara pada babak regional Palembang, November lalu.

 

Sebanyak 31 pemain, terdiri atas 15 pemain U-10 dan 16 pemain U-12, diberangkatkan menuju Bandung menggunakan dua unit bus pariwisata, pada Kamis (04/12/2025). Suasana penuh haru dan kebanggaan tampak mengiringi kepergian para pemain belia itu. Orang tua, guru, hingga warga madrasah melepas keberangkatan tim dengan doa dan harapan besar.

 

Kepala MIN 1 Kota Palembang, Ismawan, yang diwakili oleh Meisabrina memimpin prosesi pelepasan tim. Meisabrina, yang pernah memimpin MIN 1 Palembang dan kini menjabat Kepala MTs Negeri 1 Prabumulih, mengaku bangga melihat konsistensi prestasi yang diraih para siswa.

 

“Selamat jalan anak-anakku. Jaga kekompakan, jaga kesehatan. Ibu doakan kalian pulang membawa prestasi terbaik untuk Palembang,” ucapnya

 

Dari sisi teknis, pelatih Tim Minsapa, Adi Padang, memastikan bahwa persiapan tim sudah berada pada tahap terbaik. Para pemain digembleng melalui latihan intensif, penyusunan strategi, serta pembentukan mental tanding untuk menghadapi tekanan di level nasional.

 

“Target saya jelas. Baik U-10 maupun U-12 harus mampu bersaing untuk posisi juara, atau minimal masuk empat besar nasional. Mohon dukungan masyarakat Palembang,” tegas Coach Adi.

 

Selain itu, sambung Adi, dengan modal persiapan matang, permainan solid, dan dukungan penuh dari madrasah serta masyarakat, Tim Minsapa diharapkan mampu mengangkat nama Palembang di kompetisi sepak bola pelajar tingkat nasional tersebut.

 

“Perjalanan menuju Liga Merah Putih bukan sekadar pertandingan melainkan pembuktian bahwa sekolah dasar berbasis madrasah pun mampu bersaing dan menghadirkan talenta muda yang potensial,” pungkasnya.