Urai Macet di Betung, Jalur Palembang – Jambi Diberlakukan One Way Mulai 13 Maret
Laporan: Tia
KOTA PALEMBANG, BS — Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan akan memberlakukan skema rekayasa lalu lintas satu arah (one way) situasional dan pembatasan angkutan barang di jalur lintas Palembang-Jambi mulai 13 hingga 30 Maret 2026 untuk mengantisipasi kemacetan di titik sempit kawasan Betung.
Strategi ini melibatkan fungsionalisasi jalan tol sebagai jalur pemecah arus, di mana kendaraan dari arah Palembang akan dialihkan keluar melalui Pangkalan Balai, sementara arus dari Jambi diarahkan masuk melalui exit tol Pulau Rimau.
Selain rekayasa jalur, Dishub Sumsel menyiagakan 1.060 personel gabungan di 561 posko terpadu guna memastikan kelancaran arus mudik Lebaran di seluruh wilayah Sumatera Selatan.
“Kami sudah menyiapkan rencana pengaturan arus bersama pengelola jalan tol. Kendaraan dari Palembang direncanakan keluar di Pangkalan Balai, sedangkan dari Jambi masuk melalui exit tol Pulau Rimau agar tidak terjadi stuck di jalan arteri yang kecil,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Sumsel, Musni, pada Selasa (10/03/2026).
Musni menambahkan, aspek infrastruktur juga menjadi perhatian serius dengan target perbaikan jalan berlubang selesai pada H-7 Lebaran.
Untuk memaksimalkan ruang jalan bagi pemudik, angkutan barang kategori tertentu juga dilarang melintas selama periode puncak mudik sesuai dengan aturan Surat Keputusan Bersama (SKB).
“Mulai tanggal 13 hingga 30 Maret, kendaraan angkutan barang tertentu tidak diperbolehkan melintas untuk mengantisipasi kepadatan trafik.
Kami juga memastikan kesiapan infrastruktur, di mana Balai Besar Jalan menargetkan H-7 Lebaran sudah tidak ada lagi jalan yang berlubang,” tegasnya.
Pihak Dishub Sumsel memastikan seluruh fasilitas pendukung di terminal dan bandara telah siap melayani lonjakan penumpang.
Masyarakat pun diminta aktif memantau informasi terkini dan mengikuti instruksi petugas di lapangan demi keselamatan perjalanan.
“Fokus utama kami adalah pengaturan arus agar tidak terjadi penumpukan kendaraan. Kami imbau masyarakat untuk tetap mematuhi arahan petugas di lapangan demi kelancaran dan keselamatan bersama selama masa mudik Lebaran,” pungkasnya.
