Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung SIGORO, Gotong Royong Warga Pangkal Balam Kian Hidup

PALEMBANG, BS– Persoalan sampah masih menjadi tantangan di berbagai daerah, termasuk di Kecamatan Pangkal Balam, Pangkalpinang. Tumpukan sampah di pinggir jalan, selokan tersumbat, hingga rumput liar yang tak terkendali masih menjadi pemandangan sehari-hari warga.

Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Kota Pangkalpinang mendorong setiap kecamatan menghadirkan solusi nyata. Camat Pangkal Balam, Purnawarman, kemudian menginisiasi Program SIGORO (Sistem Integrasi Gotong Royong) yang diresmikan Wali Kota Pangkalpinang pada Selasa (14/4). Program ini menghidupkan kembali budaya gotong royong secara rutin dan terstruktur di lima kelurahan.

“SIGORO bukan sekadar kegiatan gotong royong, tetapi sistem yang mengintegrasikan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan secara rutin dan berkelanjutan,” jelas Purnawarman.

Melalui SIGORO, kegiatan gotong royong dilaksanakan secara rutin setiap minggu, tepatnya pada hari Kamis atau Jumat, secara serentak di seluruh kelurahan di Kecamatan Pangkal Balam. Warga bersama pemerintah dan berbagai unsur turun langsung membersihkan lingkungan, mulai dari selokan, rumput liar, hingga pengangkutan sampah. Kegiatan ini tidak hanya memperbaiki kondisi lingkungan, tetapi juga membangun kembali kebersamaan di tengah masyarakat.

“Sekarang gotong royong jadi lebih teratur karena sudah terjadwal dan dilakukan serentak di seluruh kelurahan, jadi hasilnya juga lebih terasa,” ungkap Robby, salah satu warga.

Dalam pelaksanaannya, program ini turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melalui Integrated Terminal (IT) Pangkal Balam yang berkontribusi dalam penyediaan sarana penunjang kegiatan berupa satu unit mesin pemotong rumput gendong _(brush cutter)_ serta dukungan kerja sama lainnya guna menunjang pelaksanaan gotong royong di lingkungan warga.

Bagi warga, dampak program ini mulai terasa. Lingkungan yang sebelumnya kumuh kini berangsur bersih dan tertata, selokan kembali lancar, serta ruang hidup menjadi lebih nyaman. Lebih dari itu, SIGORO juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk kembali merasakan nilai gotong royong yang sempat memudar.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menyampaikan bahwa kolaborasi seperti ini menjadi bagian penting dalam menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat.

“Kami melihat program ini tidak hanya tentang kebersihan, tetapi juga membangun kebersamaan. Melalui dukungan yang diberikan, kami berharap dapat memperkuat upaya masyarakat dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan,” ujar Rusminto.

Program ini sejalan dengan komitmen dalam mendukung _Sustainable Development Goals_ (SDGs), khususnya Tujuan 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan), Tujuan 13 (Penanganan Perubahan Iklim), serta Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).