Dukung Ketahanan Pangan, Pemkot dan Polres Pagar Alam Mulai Garap 21 Hektare Lahan Bawang Putih

Laporan : Delta Handoko

 

KOTA PAGAR ALAM, BS — Upaya Kota Pagar Alam untuk menjadi lumbung atau penghasil bawang putih di Sumatera Selatan tidak tanggung-tanggung.

 

Sebagai kota yang memang dikenal sebagai sentra pertanian, Kota dengan sebutan Besemah ini menyiapkan lahan seluas 21 hektar untuk budidaya bawang putih.

 

Pantauan dilapangan, Polres Pagar Alam bersama Pemkot mulai menggarap 2,6 hektare lahan di Gunung Gare bagian dari gerakan tanam serentak nasional yang dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo via Zoom yang berpusat di lahan Pemkot Pagar Alam, pada Rabu (19/08/2026).

 

Usai mengikuti arahan nasional, Walikota Ludi Oliansyah dan Kapolres AKBP Adam Purbantoro langsung turun ke lahan bersama Forkopimda dan kelompok tani.

 

Sementara Data dari Dinas Pertanian, Pagar Alam menargetkan total 21 hektare untuk bawang putih tahun ini. Untuk tahap awal sudah disiapkan 2 ton bibit varietas Lumbu Kuning, Lumbu Hijau, dan Sangga Sembalu yang didatangkan dari Sembalun, NTB.

 

“Program ini harus berkelanjutan. Jangan berhenti di penanaman serentak saja. Tujuannya biar petani dapat nilai tambah dan harga di pasaran bisa stabil,” ujar Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah.

 

Sementara itu, Kapolres Pagar Alam AKBP Adam Purbantoro menegaskan kesiapan Polri untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, kelompok tani dan seluruh stakeholder dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

 

“Polres Pagar Alam siap mendukung program ketahanan pangan nasional melalui sinergi bersama pemerintah daerah dan masyarakat. Kami berharap pengembangan bawang putih ini dapat meningkatkan produktivitas, memberikan manfaat ekonomi bagi petani serta menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bawang putih di masyarakat,” imbuh Kapolres

 

Selain tanam simbolis, peserta juga diajak lihat lahan penelitian Bakomsus Polres Pagar Alam. Ada juga demplot Alsintan, alat dan mesin pertanian, biar hasilnya nggak itu-itu aja.

 

Pemkot dan Polres berharap Gunung Gare bisa jadi pilot project. Kalau 2,6 hektare tahap awal ini berhasil, ekspansi ke 21 hektare tinggal nunggu waktu.