BENGKULU UTARA,BS – Meski sudah mendapat peringatan warga,akan melempari truk bermuatan melebihi tonase yang melintas di Desa Jago Bayo Kecamatan Lais Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu tak mmembuat sopir menjadi gentar.
Diduga keberanian sopir melintas jalan yang sudah rusak parah akibat dilalui truk – truk bermuatan melebihi tonase melibatkan peranan Kepala Dusun ( Kadus) yang menarik sejumlah uang yang di koordinir petugas setempat.
Tak khayal warga yang melihat aksi tersebut hanya bisa berbuat apa apa.
Wakil Ketua DPC Aliansi Indonesia BPAN Kabupaten Bengkulu Utara Rinaldi Irawan mengatakan, dugaan tersebut semakin menguat lantaran banyaknya warga yang memprotes ulah kadus tersebut.
“Masyarakat tidak berani mengambil tindakan karena takut dengan kadus,” katanya, Senin (16/10/2017).
Kerusakan jalan kian parah, katanya dari Desa Jago Bayo menuju Pal 30 saat ini.
Mirisnya, tidak jauh dari lokasi petugas Dishub yang seharusnya melakukan tindakan terkesan tutup mata.
Dikonfirmasi terkait hal tersebut terkesan selalu mengelak.(yapp)
.
