Sisa dua tahun HD-Mawardi Rotasi 254 Pejabat, tahun depan giliran Eselon I-II

 

PALEMBANG, BS–Disisa dua tahun masa kepemimpinan Sumsel, Gubernur dan Wakilnya, Herman Deru Mawardi merotasi pejabat struktural besar-besaran, Kamis (12/11).

Sebanyak 254 Pejabat struktural dari Eselon III dan Eselon lV diproyeksikan menempati posisi baru.

Untuk eselon I dan II, juga akan dilakukan seleksi kinerja pada tahun depan. Mereka yang penilaian kinerjanya belum maksimal dirotasi, termasuk perubahan dan penetapan status pejabat Plh, Plt dan Pjs.

“Jumlahnya banyak karena memang banyak posisi di OPD yang kosong. Murni karena penilaian kinerja saja, bukan karena unsur politis apalagi posisi kepemimpinan bapak Gubernur tinggal dua tahun lagi, ” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumsel, Hj. Nora Elisya, SH, MH usai pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan 254 pejabat struktural dan teknis di aula SMKN 2 Palembang.

Pelantikan dipimpin langsung Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya serta dihadiri 254 pejabat serta beberapa kepala OPD di Sumsel. Kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) dari Gubernur Sumsel yang sudah disetujui Mendagri, terkait status Jabatan Teknis yang baru diamanahkan. Lalu dilakukan pula pengambilan sumpah jabatan sesuai agama dan kepercayaan.

Kegiatan diakhiri dengan penandatangan SK di hadapan Mawardi. Seluruh pejabat struktural yang dilantik menggunakan jas hitam lengkap dengan dasi warna senada. Pelantikan sendiri sempat tertunda hingga tiga kali.

Awalnya dilakukan pukul 08.00 wib, lalu ditunda pada pukul 13.00 wib dan ditunda lagi hingga pukul 14.30 wib. Akhirnya posesi dilakukan tepat pukul 15.00 wib. Mereka yang dilantik rata-rata adalah Kepala Bidang, Kasubag dan Kabag OPD serta beberapa Kepala Sekolah di Sumsel.

Nora menyebut, banyaknya jumlah yang dilantik untuk mengisi kekosongan jabatan tiap-tiap OPD, lantaran pensiun dan meninggal dunia. Juga hasil laporan penilaian kinerja dari inspektorat Sumsel.

Pertimbangan itu menjadi dasar dilakukan rotasi jabatan. Dia berharap dengan posisi baru bisa membuat kinerja PNS lebih maksimal lagi.

Disebutkan pula, gerbong pejabat Struktural dari Eselon III dan Eselon IV akan berlanjut pada seleksi kinerja jabatan untuk tingkatan eselon I dan II.

“Tahun ini kan sisa dua bulan lagi, paling tahun depan kita lakukan seleksi jabatan untuk eselon I dan eselon II, terutama untuk pejabat yang masih berstatus plt, plh dan pjs di Sumsel, ” katanya.

Dia juga mengimbau agar para pejabat yang baru dilantik segera berkoordinasi dengan kepala OPD-nya masing-masing untuk formasi yang baru sesuai SK.

“Kita imbau yang sudah dilantik dan jika sudah menerima SK agar segera ber koordinasi dengan kepala OPD-nya masing-masing untuk penyesuaian formasi kerjanya,”katanya.

Sementara Mawardi mengatakan tertundanya pelantikan hingga tiga kali lantaran padatnya jadwal agenda kerja saja. Apalagi saat ini, Menteri Agama sedang berkunjung ke Sumsel.

“Agenda padat saja, Menteri Agama RI juga sedang di Sumsel makanya kita lakukan penyesuaian jam saja, ” katanya.

Sebagai Pembina tertinggi aparatur Sipil, dia berpesan agar semuanya menaati aturan yang ada. Jika ada penyimpangan apalagi merugikan pihak lain, berpengaruh pada kinerja PNS lainnya.

“Evaluasi selalu rutin kita lakukan, kalau ada yang menyimpang apalagi merugikan pihak lain, bukan saja yang bersangkutan menerima dampaknya, saya sebagai pembinanya pun ikut bertanggung jawab. Makanya saya imbau jangan sampai menyimpang aturan yang sudah digariskan, ” katanya. (Why).