Wujud Kepedulian, Polda Sumsel Gulirkan Program 50 Sumur Bor dan Bansos bagi Warga

Laporan: Uci

 

KOTA PALEMBANG, BS — Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polda Sumatera Selatan menggulirkan program sosial berupa pembangunan dan perbaikan 50 sumur bor yang tersebar di berbagai wilayah kabupaten dan kota di Sumsel. Program ini difokuskan untuk membantu masyarakat mendapatkan akses air bersih sekaligus mendukung kebutuhan pertanian.

 

Kegiatan peresmian dipusatkan di Masjid Ar-Rahman, Talang Betutu, Kecamatan Sukarami, Palembang, dan dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho. Agenda tersebut juga dirangkaikan dengan layanan kesehatan gratis, penyaluran bantuan sosial, serta dialog bersama masyarakat.

 

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Wakapolda Sumsel, Irwasda, para pejabat utama Polda, unsur Forkopimcam Sukarami, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta Direktur Utama PDAM Tirta Musi Palembang yang berperan dalam mendukung penyediaan sarana air bersih.

 

Kapolda juga menyapa jajaran Polres melalui sambungan virtual, termasuk Polres Musi Rawas, PALI, Muara Enim, dan OKU yang turut melaksanakan pembangunan sumur bor di daerah masing-masing.

 

Seluruh sumur bor yang dibangun telah dapat dimanfaatkan masyarakat. Lokasinya mencakup rumah ibadah, sekolah, permukiman warga, hingga lahan pertanian yang membutuhkan suplai air untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

 

Wilayah dengan jumlah pembangunan terbanyak tercatat di Musi Rawas dengan delapan titik, diikuti Musi Banyuasin tujuh titik, OKU Timur enam titik, serta OKU Selatan lima titik. Sementara daerah lainnya juga mendapatkan distribusi sesuai kebutuhan.

 

Di lokasi peresmian, sumur bor dibangun hingga kedalaman sekitar 120 meter karena kondisi tanah yang cukup sulit untuk menemukan sumber air, sehingga memerlukan proses pengerjaan yang lebih kompleks.

 

Selain itu, kegiatan sosial turut diisi dengan pembagian ratusan paket sembako dan makanan siap saji kepada masyarakat, serta pelayanan kesehatan tanpa biaya.

 

Kapolda Sumsel bersama jajaran juga melaksanakan salat Jumat berjamaah dan menggelar sesi “Jumat Curhat” sebagai wadah komunikasi langsung antara polisi dan warga dalam menyampaikan aspirasi maupun persoalan keamanan di lingkungan masing-masing.

 

Irjen Pol Sandi Nugroho menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui kerja sama berbagai pihak.

 

“Pembangunan puluhan sumur bor ini merupakan hasil kolaborasi banyak pihak. Kami berharap program ini terus berkembang dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, karena Polri berkomitmen untuk selalu hadir memberikan solusi,” ujarnya.

 

Dalam kesempatan itu, Kapolda juga menyampaikan belasungkawa atas kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus ALS dan truk tangki di Musi Rawas Utara. Ia memastikan proses penanganan terus dilakukan secara maksimal bersama tim gabungan Polri.

 

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyebut rangkaian kegiatan sosial ini merupakan wujud pengabdian Polri yang langsung dirasakan masyarakat.

 

Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk menghadirkan manfaat nyata melalui aksi sosial di berbagai daerah.

 

Polda Sumsel memastikan kegiatan sosial akan terus berlanjut hingga puncak peringatan Hari Bhayangkara dengan berbagai program lain seperti donor darah, perbaikan rumah warga, hingga bantuan untuk tempat ibadah di seluruh wilayah Sumatera Selatan.