Bank Sumsel Babel dan Disdikbud Pagaralam Bersingergi

Laporan : Ofie

 

KOTA PAGARALAM, BS — Komitmen meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik terus diwujudkan melalui berbagai terobosan.

 

Salah satunya dilakukan oleh Bank Sumsel Babel Cabang Pagar Alam yang resmi menjalin kerja sama strategis dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pagar Alam terkait penyaluran Fasilitas Kredit Serbaguna Sertifikasi atau Tunjangan Profesi Guru (TPG).

 

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Pemimpin Bank Sumsel Babel Cabang Pagar Alam, Shellyanto, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pagar Alam, Novi Apriyadi, yang berlangsung baru baru ini.

 

Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi para guru yang telah memiliki sertifikasi profesi.

 

Melalui program tersebut, guru dapat memperoleh fasilitas kredit dengan proses yang lebih cepat, persyaratan yang sederhana, serta suku bunga yang kompetitif.

 

Shellyanto menjelaskan bahwa fasilitas Kredit Serbaguna (KSG) Sertifikasi dirancang khusus untuk membantu para guru memenuhi berbagai kebutuhan, baik yang bersifat produktif maupun konsumtif, dengan jaminan Tunjangan Profesi Guru (TPG).

 

“Program ini hadir sebagai bentuk dukungan kami terhadap kesejahteraan para tenaga pendidik. Guru merupakan pilar penting dalam mencerdaskan generasi bangsa, sehingga mereka perlu mendapatkan akses layanan keuangan yang aman dan terpercaya,” ujarnya.

 

Menurutnya, Bank Sumsel Babel sebagai bank pembangunan daerah memiliki komitmen untuk terus menghadirkan solusi keuangan yang mampu mendukung sektor pendidikan sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

 

Sementara itu, Kepala Disdikbud Kota Pagar Alam, Novi Apriyadi, menyambut positif kerja sama tersebut. Ia berharap fasilitas pembiayaan yang disediakan dapat dimanfaatkan secara bijaksana oleh para guru untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga.

 

“Ketika kebutuhan finansial guru dapat terpenuhi dengan baik, mereka tentu akan lebih fokus dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pendidik,” katanya.

 

Dalam program ini, Bank Sumsel Babel menawarkan dua produk unggulan, yakni Kredit Serbaguna (KSG) Umum dan KSG Sertifikasi/TPG.

 

KSG Umum memberikan plafon pinjaman yang lebih besar karena berbasis pada gaji pokok ASN maupun PPPK.

 

Produk ini menawarkan tenor fleksibel hingga masa pensiun, dilengkapi perlindungan asuransi jiwa dan kredit, serta dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti renovasi rumah, biaya pendidikan anak hingga pembelian kendaraan.

 

Sementara itu, KSG Sertifikasi memiliki keunggulan tersendiri karena tidak mengganggu gaji pokok guru. Sumber pembayaran kredit berasal dari dana TPG yang diterima setiap triwulan.

 

Produk ini juga menawarkan suku bunga yang lebih kompetitif, bebas biaya provisi, serta proses administrasi yang lebih ringkas karena data sertifikasi telah terintegrasi dengan Dinas Pendidikan.

 

Menariknya, setelah seluruh dokumen dinyatakan lengkap, proses pencairan kredit dapat dilakukan hanya dalam waktu sekitar satu hingga dua hari kerja.

 

Hal ini menjadi nilai tambah yang memberikan kemudahan bagi para guru yang membutuhkan pembiayaan secara cepat dan aman.

 

Selain memberikan solusi pembiayaan, Bank Sumsel Babel juga mengingatkan masyarakat, khususnya para tenaga pendidik, agar lebih waspada terhadap maraknya pinjaman online (pinjol) ilegal yang beredar saat ini.

 

Shellyanto menegaskan bahwa keberadaan fasilitas kredit resmi dari Bank Sumsel Babel merupakan alternatif yang aman dan legal dibandingkan pinjaman online yang berpotensi menimbulkan berbagai risiko.

 

“Fenomena pinjaman online saat ini cukup memprihatinkan. Selain berisiko membebani debitur, pinjol ilegal juga dapat berdampak buruk terhadap riwayat kredit dan berpotensi menyalahgunakan data pribadi masyarakat.

 

Karena itu kami menghadirkan fasilitas pembiayaan yang transparan, terstruktur, dan sesuai regulasi,” tegasnya.