Akhirnya, JCH Empat Lawang Diberangkatkan
EMPAT LAWANG,BS – Tak kurang dari 56 Jamaah Calon Haji (JCH) dari Kabupaten Empat Lawang, terdiri dari 36 orang perempuan dan 20 laki laki, Jumat (20/7/2018) berangkat menuju Asrama Haji Palembang.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Empat Lawang, Syukri, saat menyampaikan laporan di Masjid Pemkab Empat Lawang yang juga sekaligus merupakan acara pelepasan para JCH bahwa Kabupaten Empat Lawang tergabung dalam kelompok terbang (kloter, red) ke Empat bersama para JCH asal Kabupaten Lahat dan JCH Kota Palembang.
“Jemaah Calon Haji kita ini akan menuju asrama haji di Palembang kemudian pada sabtu (21/7) sekira pukul 22.30 WIB secara resmi akan dilepas Gubernur Sumsel dan Kakanwil Kemenag Sumsel dalam salah satu acara dan akan bertolak menuju Madinah Arab Saudi, Minggu sekitar jam 2.30 dini hari,” imbuhnya.
Dalam kesempatannya, Syukri juga menegaskan kepada para JCH asal Kabupaten Empat Lawang supaya tetap menjaga nama baik bangsa Indonesia dan Sumatera Selatan umumnya dan Kabupaten Empat Lawang khususnya.
“Saya ingatkan, jangan pernah membawa barang-barang yang dilarang, dan tolong jaga nama baik kabupaten kita. Saya berdo’a mudah-mudahan seluruh JCH asal Kabupaten Empat Lawang, saat pulang nanti menjadi Haji yang mabrur dan mabruroh,” tegasnya.
Sementara itu, ditempat yang sama Sekda Empat Lawang, Edison Jaya menyampaikan salam serta dukungan dari Bupati Empat Lawang, Syahril Hanafiah yang saat ini sedang menjalani perawatan di Singapura, karena sakit yang dideritanya.
“Semoga beliau segera diberikan kesembuhan seperti sedia kala, diangkat semua penyakitnya oleh Allah Swt,” ujar Edison Jaya sekaligus melepas keberangkatan para JCH mewakili mewakili Bupati Empat Lawang, Syahril Hanafiah.
Dijelaskan Edison Jaya para JCH yang berangkat kali ini merupakan JCH rata-rata sudah selama 7 sampai 10 tahun menanti, dikarenakan antrean keberangkatan Jamaah Haji di Sumsel termasuk kategori paling banyak.
“Meskipun antreannya panjang, pemerintah setiap tahunnya tetap akan memprioritaskan keberangkatan mereka terutama yang usianya sudah diatas 60 tahun,” jelasnya.
Sebab itu, lanjut dirinya, selama berada di tanah suci nanti, agar selalu memperhatikan petunjuk petugas pendamping haji atau ketua rombongan dan menjaga kesehatan diri selama berbibadah di tanah suci.
“Jangan lupa menjaga kesehatan, perhatikan petunjuk dari petugas pendamping haji juga ketua rombongan kalian, dan ingat satu lagi, untuj selalu saling bantu antar sesama,” tukasnya. (bot).
