Dua Kapal Merapat ke Pulau Enggano Bawah Puluhan Ton  Sembako

-Dua Bulan Enggano Dilanda Krisis Sembako

 

BENGKULU UTARA,BS – Kapal Pulo Tello sudah merapat di dermaga Kepulauan Enggano, Jumat ( 10/8/2018) setelah 12 jam mengarungi lautan.

Kapal yang di berangkatkan dari Pulau Baai ini membawa puluhan ton sembako untuk masyarakat terluar di pulau Enggano yang sejak dua bulan dilanda krisis sembako.

“Satu kapal sudah tiba di pulau Enggano,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bengkulu Utara Eka Hendriadi,Senin (13/8/2018) saat dibincangi berita sumatera.

Hanya berjarak satu hari, kapal Perintis Sabuk Nusantara pun, katanya sudah bersandar di dermaga Pulau Enggano menyusul membawah kebutuhan lainnya.

“Hampir dua bulan sejak fenomena alam (Badai) yang melanda laut Bengkulu masyaralat disana dilanda krisis sembako,” ungkapnya.

Di Kecamatan Enggano ini, katanya ada enam Desa di Pulau terluar Kecamatan Enggano yaitu Desa Malakoni, Kahyapu, Kaana, Meok, Apoho dan Banjar Sari.

“Meskipun sembako, beras minyak, gula dan bahan bakar ada, barangnya juga langkah dan harga yang dijual warung warung harganya sangat tinggi,” jelasnya.

Warga di kepulauan terluar pulau Enggano yang keseharian sebagai nelayan ini pun, sangat bergantung pendapatan sehari hari dari menangkap ikan di laut, lagi lagi kelangkaan BBM kembali di hadapkan untuk meraka, selama dua pulau suplai BBM terhenti sementara lantaran badai.

“Untuk suplai Bahan Bakar Minyak (BBM), kemungkinan kalau tidak ada halangan saat berlayar selama 12 jam menuju pulau terluar
Kecamatan Enggano, insyaallah Minggu sore atau Senin (hari ini) kapal pembawa BBM ini sudah merapat di Enggano,” tegasnya.(yapp)