Kami All Out Lawan Covid
PALEMBANG,BS –Pelaku pariwisata yang tergabung dalam beberapa komunitas habis-habisan (all out) melawan covid, usai dilakukan vaksinasi kepada 4000an tenaga kerja.
Bahkan setengah jam usai divaksin, mereka langsung bekerja kembali. Ini bukti keseriusan mereka menjalankan protokol kesehatan serta memutus mata rantai penularan Covid 19.
Mereka adalah garda terdepan yang berhubungan langsung dengan konsumen di sektor pariwisata, mulai dari pekerja perhotelan, tour travel, pelaku jasa utk rumah makan, restoran, karaoke hingga sektor usaha lainnya.
Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) , Herlan Aspiudin mengatakan hingga saat ini sekitar 4000an pekerja di sektor jasa pariwisata sudah dilakukan vaksinasi tahap pertama.
Meski totalnya baru sedikit namun dia menargetkan 100 persen pekerja akan tuntas hingga akhir tahun mendatang. Total pekerja di sektor tersebut mencakup perhotelan, restoran, tour dan travel hingga para pekerja seni. capai 50 ribu orang dan khusus di kota Palembang capai 20 ribu tenaga kerja.
“Saat ini yang sudah divaksin sekitar 4000an. Mereka memang kita pilih untuk garda kedepan atau yang langsung berhubungan dengan konsumen atau tamu. Ini bukti keseriusan kami untuk memutus mata rantai penularan covid di Sumsel,” ucap Herlan belum lama ini.
Dia merinci, tahap pertama sudah dilakukan dan rencananya tuntas pada akhir juni mendatang. Lalu akan berlanjut untuk tahap kedua. Setelah tuntas baru akan dilakukan pada 16 ribu pekerja lagi di Palembang. Dan para pekerja sektor pariwisata di luar Palembang seperti di Prabumulih, Pagaralam Muara Enim dan kota lainnya juga dilakukan vaksin secara serentak. Herlan menargetkan hingga akhir tahun 50 ribu pekerja di sumsel tuntas vaksinasinya.
“Sehingga kami menjamin 100 persen pekerja di sektor pariwisata sudah benar-benar bersih dari covid. Ini bukti keseriusan kami dalam memanjakan dan memberikan jaminan keamanan dan kesehatan kepada para tamu, ” urai Herlan.
Diketahui pada Senin (22/6) dilakukan Vaksinasi kepada 1.356 pekerja sektor pariwisata yang dipusatkan di RS Siti Fatimah Palembang.
Sebelumnya sudah dilakukan vaksinasi kepada 1400 tenaga kerja yang prosesnya dilakukan pada lima hotel di Palembang.
Hal ini menjadi program utama Gubernur Sumsel, Herman Deru untuk memberikan jaminan keamanan kesehatan kepada wisatawan, dan membangkitkan dunia pariwisata di masa pandemi. Kegiatan dipantau langsung Kepala Dinas Pariwisata Sumsel, Aufa Syahrizal didampingi Herlan Aspiudin.
Para pelaku pariwisata yang divaksin tergabung dalam PHRI, ASITA, HPI, DKSS dan masata Sumsel.
“Kami sangat berterimakasih kepada Gubernur Sumsel yang memang sangat care terhadap kebangkitan dunia pariwisata di Sumsel, “kata Herlan.
Uniknya usai di suntik vaksin, mereka diberikan waktu observasi setengah jam. Mereka sengaja diistirahatkan untuk melihat dampak vaksin yang disuntikkan pada tubuh masing-masing. ” Rata-rata tidak ada keluhan usai divaksin. Bahkan setelah divaksin dan observasi selama setengah jam mereka langsung bekerja kembali, “ucap Herlan.
Mereka, lanjut Herlan, dari sisi kesehatan memang sangat kuat. Kalaupun ada efek vaksinasi hanya efek biasa seperti pegal-pegal di badan selebihnya tidak ada sama sekali.
” Ini bukti kami sangat kuat dan siap menjamu para tamu dan menjamin kesehatan serta memutus mata rata rantai penularan covid 19 di sumsel, “katanya. (Why)
