Terapkan Prokes Ketat, PWNU Antar 1.000 Paket ke Rumah Warga
PALEMBANG,BS -Proses penyembelihan sebanyak 10 hewan kurban di kantor PWNU Sumsel berlangsung dengan pengamanan ekstra ketat. Ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan warga.
Diketahui pemotongan sebanyak 10 hewan kurban, berupa tujuh sapi dan tiga kambing di lakukan sejak pukul 09.00, Selasa (20/7). Pihak PWNU Sumsel melibatkan beberapa panitia yang dilakukan secara bergantian.
Pintu masuk dan pagar di lokasi penyembelihan di tutup dan dijaga satu orang pengaman. Mereka yang keluar masuk wajib dicek kesehatan dan hanya yang berkepentingan saja. Selain itu, tidak diizinkan masuk.
Sebanyak 1000 paket daging langsung didistribusikan ke rumah penerima.
Masing-masing menerima sekitar dua kilogram daging. Mereka berasal dari warga sekitar, keluarga besar NU dan para panitia.
Ketua Tanfidziyah PWNU Sumsel, KH Amiruddin Nachrawi mengatakan sebanyak tujuh sapi merupakan sumbangan dari Gubernur Sumsel, Kapolda Sumsel, Direktur PT Pusri, Direktur Bank Sumsel Babel, Kepala Wilayah Pegadaian Palembang, Bupati Musi Banyuasin dan Bupati OKU Timur, sedangkan tiga kambing merupakan sumbangan dari Bank Indonesia dan para donatur keluarga NU Sumsel.
Pola penyembelihan melibatkan tim yang terdiri panitia pemotongan, pengaturan paket daging dan panitia pengantar paket sehingga prosesnya dilakukan tanpa ada campur tangan pihak lain.
Begitu usai disembelih, langsung dilakukan pemisahan tiap bagian daging tersebut dan dimasukkan dalam kantong putih.
Kantong tesebut langsung dijemput dan diantarkan pada penerima mulai pukul 17.00 sore harinya.
“Pagi kita potong dulu, lalu kita kemas dan sore hari semua paket kita anterkan ke rumah. Jadi kita sangat meminilisir kerumuman makanya pagar utama halaman kantor kita kunci agar warga tidak berebutan,” katanya.
Menurut Cak Amir, sapaan akrabnya, pihaknya sengaja mengantarkan masing-masing paket tersebut langsung ke rumah warga, untuk mengantisipasi kerumunan. Penerima hanya duduk di rumah saja.
“Kita memuliakan para penerima paket daging kurban. Selain mengantisipasi kerumunan. Makanya semuanya kita antar saja, “katanya. (Why)
