Sambut lebaran tahun ini, BBPJN Sumatera Selatan memastikan kondisi jalan nasional mulus

 

PALEMBANG,BS Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Selatan (BBPJN)  Kementerian PUPR Jalan Nasional meninjau dan  kunjungan lapangan menghadapi arus mudik lebaran 2023, Kamis (13/4/23).

Kepala Balai, DR Budiamin ST MT  mengatakan, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan mempunyai tugas melaksanakan perencanaan, pembangunan dan preservasi jalan dan jembatan, penerapan sistem manajemen mutu dan pengendalian mutu pelaksanaan pekerjaan, penyediaan dan pengujian bahan dan peralatan serta keselamatan dan laik fungsi jalan dan jembatan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan,” kata Budiamin.

Dijelaskan Budiamin, adapun ruas-ruas jalan nasional di Provinsi Sumatera Selatan yang merupakan wilayah kerja BBPJN Sumatera Selatan berdasarkan Keputusan Menteri PUPR No.430/KPTS/M/2022 adalah sebanyak 90 ruas dengan total panjang 1.580,70 KM dan jembatan nasional sebanyak 482 buah.

” Menyambut momen lebaran Idul Fitri tahun 2023, BBPJN Sumatera Selatan memastikan kondisi jalan nasional mulus. Berdasarkan hasil survei kondisi jalan semester II tahun anggaran 2022 tercatat kondisi kemantapan jalan nasional di Provinsi Sumatera Selatan sebesar 94,49” jelasnya.

Sementara untuk kondisi kemantapan jembatan di semester Il tahun anggaran 2022 tercatat sebesar 84,026, sehingga dapat dipastikan jalan nasional di Provinsi Sumatera Selatan dapat melayani peningkatan mobilitas masyarakat di masa mudik lebaran Idul Fitri tahun 2023,” jelasnya.

Budiamin mengungkapkan, selain itu, BBPJN Sumatera Selatan juga telah menyediakan 20 posko setiap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)  yang di lengkapi dengan fasilitas antar lain tempat tidur, ruangan ibu menyusui alat PPPK Snack dan toilet serta tempat wudhu dan dilengkapi dengan personil, material dan alat penanggulangan bencana alam (Disaster Relief Unit, DRU) seperti excavator, backhoe loader, mobile crane, dump truck, mobil pick up, dan motor grader sejumlah 134 unit yang tersebar di jalan lintas timur, jalan lintas tengah, jalan lintas penghubung serta jalan nasional dalam kota Palembang.

” Sebagai informasi, berdasarkan hasil monitoring dan pemetaan oleh para manajer ruas, di sepanjang jalan nasional Provinsi Sumatera Selatan terdapat 29 titik rawan macet, 11 titik rawan kecelakaan, 37 titik rawan longsor, dan 10 titik rawan banjir. Keberadaan posko di sepanjang ruas jalan nasional ini merupakan bentuk antisipasi terjadinya bencana banjir maupun longsor yang dapat mengakibatkan terganggunya kelancaran arus lalu lintas di masa mudik lebaran Idul Fitri tahun 2023, dan sebagai upaya percepatan penanganan untuk berbagai kejadian darurat di lapangan,” ungkapnya.

Di tambahkan Budiamin, prinsip nya kami siap untuk di lewati jalur mudik tahun 2023, saat ini kegiatan di lapangan sebagian masih di laksanakan pemeliharaan rutin saja misalnya tambal lubang saluran pemotongan rumput di medan jalan Tapi untuk pekerjaan pekerjaan berat yang memang standby di situ untuk sementara kita hentikan karena akan menganggu jalur mudik dan nanti akan kita lanjut setelah H+ 10 lebaran.

” Kemantapan jalan ini memang masih ada 5 persenan lagi belum mantap atau dalam kondisi rusak ringan hingga berat, untuk itu kita terus berupaya memperbaikinya antara lain dengan melakukan penutupan lubang-lubang dengan aspal tapi ada kondisinya memang tidak memungkinkan,” pungkasnya.(ril/win)