Kasus Pencurian Mobil Libatkan Anggota TNI Aktif Berhasil Diungkap

Laporan: UCI

 

MUARA ENIM, BSKasus pencurian dengan pemberatan (curat) satu unit mobil di wilayah Muara Enim berhasil diungkap oleh Polres Muara Enim bersama Polisi Militer (Pom) TNI AD. 

 

Dalam pengungkapan kasus ini dua orang pelaku diamankan, masing-masing RW (38) warga Prabumulih, dan AS (37) seorang oknum anggota TNI aktif.

 

Keduanya diduga terlibat dalam pencurian mobil Toyota Avanza warna hitam milik warga setempat.

 

Pencurian ini terjadi di Jalan Pramuka II, Kelurahan Pasar II, Kecamatan Muara Enim, Senin (18/08/2025) sekitar Pukul 02.30 WIB.

 

Kapolres Muara Enim AKBP Jhoni Eka Putra menerangkan bahwa aksi tersebut dilakukan secara terencana.

 

“Pelaku A.S mengajak R.W ke Muara Enim untuk mengambil mobil yang menjadi target,” terang Jhoni, pada Rabu (15/10/2025).

 

Setelah melakukan pengintaian, AS menjalankan aksinya pada dini hari, sementara RW menunggu di dalam mobil.

 

“Mobil hasil curian kemudian dijual, dan sebagian uang hasil penjualan ditransfer ke rekening RW sebesar Rp 17 juta,” ungkap Jhoni.

 

Selain mengamankan kedua pelaku, tim gabungan juga mengamankan sejumlah barang bukti.

 

“Termasuk kendaraan, alat komunikasi, dan dokumen terkait,” kata Jhoni.

 

Kedua pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman pidana maksimal lima tahun penjara.

 

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan, bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini menjadi bukti kuat soliditas dan sinergitas antara TNI dan Polri dalam penegakan hukum.

 

“Sinergi TNI dan Polri bukan hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam memastikan supremasi hukum ditegakkan secara profesional dan transparan. Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran hukum, siapa pun pelakunya,” ujar Nandang.

 

Ia menegaskan, Polda Sumatera Selatan terus memperkuat koordinasi dengan satuan TNI di wilayah, baik dalam pencegahan maupun penindakan kejahatan.

 

“Kerjasama ini menjadi bentuk komitmen kami dalam menjaga kepercayaan masyarakat serta memastikan rasa aman di Sumatera Selatan,” kata Nandang singkat.