Langkah Baru Pendidikan Palembang: 120 Kepala Sekolah Resmi Dilantik
Laporan: Hasan Basri
KOTA PALEMBANG, BS — Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Pendidikan resmi melantik 120 kepala sekolah jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), pada Rabu (01/04/2026).
Prosesi yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kota Palembang lantai III itu menjadi penanda langkah serius pemerintah dalam membenahi kualitas pendidikan dari level paling mendasar kepemimpinan sekolah.
Sebanyak 84 kepala SD dan 36 kepala SMP diambil sumpah jabatannya dalam seremoni yang berlangsung khidmat. Namun, lebih dari sekadar agenda seremonial, pelantikan ini mengandung pesan tegas bahwa pembenahan pendidikan harus dimulai dari figur pemimpin yang berintegritas dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah strategis yang menentukan arah dan kualitas pembelajaran di sekolah.
“Jalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab. Pastikan proses belajar mengajar berjalan optimal, sekaligus membentuk karakter siswa yang berakhlak dan berbudaya,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya inovasi di tengah derasnya arus digitalisasi. Menurutnya, kepala sekolah dituntut mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi, tanpa mengabaikan nilai-nilai moral dan budaya.
“Kepala sekolah harus mampu melahirkan lingkungan belajar yang bersih, aman, dan kondusif, sekaligus responsif terhadap perkembangan zaman yang serba digital,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Affan Prapanca, menekankan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari strategi penyegaran organisasi sekaligus penguatan kepemimpinan di satuan pendidikan.
“Ini bukan sekadar rotasi jabatan. Ini adalah bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar untuk mendorong perubahan nyata di sekolah,” katanya.
Affan menegaskan, kepala sekolah harus bertransformasi menjadi pemimpin pembelajaran (instructional leader), bukan hanya pengelola administrasi. Tantangan pendidikan saat ini, kata dia, menuntut kepemimpinan yang visioner, inovatif, dan mampu menggerakkan seluruh ekosistem sekolah.
“Manfaatkan teknologi dalam pembelajaran, bangun lingkungan yang inklusif, dan dorong siswa untuk berkembang sesuai potensi mereka. Pendidikan hari ini tidak bisa berjalan dengan cara-cara lama,” tegasnya.
Lebih jauh, ia mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme. Praktik-praktik yang mencederai dunia pendidikan, menurutnya, tidak boleh lagi mendapat ruang.
Tak kalah penting, kolaborasi juga menjadi kunci. Affan meminta kepala sekolah aktif membangun komunikasi dengan orang tua dan masyarakat guna menciptakan sinergi yang kuat dalam mendukung kemajuan pendidikan.
Pelantikan ini sekaligus diarahkan untuk mempercepat implementasi program prioritas, mulai dari penguatan literasi dan numerasi, pendidikan karakter, hingga pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel.
Sejumlah kepala sekolah yang baru dilantik menyatakan kesiapan mereka untuk mengemban amanah tersebut. Mereka berkomitmen menghadirkan inovasi dan meningkatkan mutu pembelajaran agar mampu bersaing di tingkat nasional.
Dengan langkah ini, Pemerintah Kota Palembang menaruh harapan besar lahirnya ekosistem pendidikan yang lebih kuat, adaptif, dan berdaya saing, demi mencetak generasi muda yang unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tutupnya.
