FK-S4 Perkuat Barisan, Komite Sekolah Sumsel Siap Bertransformasi Jadi Pilar Strategis

Laporan: Hasan Basri

 

KOTA PALEMBANG, BSForum Komite SMA dan SMK Sumatera Selatan (FK-S4) mulai mengonsolidasikan kekuatan untuk mempertegas peran komite sekolah sebagai pilar strategis dalam peningkatan mutu pendidikan. Melalui rapat koordinasi yang digelar beberapa hari yang lalu, organisasi ini menegaskan arah baru menyatukan visi, memperkuat fungsi kontrol, sekaligus memastikan komite tidak lagi berjalan sendiri-sendiri tanpa kerangka kerja yang jelas.

 

Ketua FK-S4, Suparman Roman, mengatakan rapat ini sebagai momentum krusial untuk merapikan barisan sekaligus membangun kesepahaman bersama di seluruh komite SMA dan SMK se-Sumatera Selatan. Menurut dia, penyatuan visi menjadi fondasi penting agar setiap kebijakan dan langkah yang diambil memiliki arah yang sama dan berdampak nyata.

 

“Pada 18 April nanti, kami merencanakan pelantikan pengurus. Saat ini masih dibahas beberapa opsi lokasi, apakah di sekolah, Dinas Pendidikan, atau di Gedung Bina Praja,” ujarnya.

 

Ia menegaskan, pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan titik awal penguatan kelembagaan FK-S4 agar lebih solid, profesional, dan memiliki legitimasi yang kuat dalam menjalankan fungsi strategisnya.

 

Pasca pengukuhan, FK-S4 dipastikan langsung bergerak membangun komunikasi lintas sektor. Koordinasi akan dilakukan dengan berbagai pihak, mulai dari legislatif, eksekutif hingga yudikatif. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat posisi komite sekolah sekaligus mengantisipasi potensi persoalan yang kerap muncul di lapangan.

 

“Koordinasi ini penting agar kita bisa mengeliminasi hal-hal yang berpotensi menimbulkan persoalan, sehingga tidak berujung pada dampak hukum,” tegasnya.

 

Suparman juga menyoroti bahwa selama ini peran komite sekolah sering kali belum dimaksimalkan, padahal keberadaannya sangat strategis dalam mendukung transparansi, akuntabilitas, serta peningkatan kualitas layanan pendidikan. Komite, kata dia, bukan hanya pelengkap administratif, tetapi mitra kritis yang harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi sekolah.

 

Karena itu, ia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara anggota sebagai kunci utama. Tanpa kerja sama yang solid, peran komite dikhawatirkan akan tetap stagnan dan tidak mampu menjawab tantangan pendidikan yang semakin kompleks.

 

Melalui rapat koordinasi beberapa hari yang lalu, FK-S4 menunjukkan komitmen untuk berbenah dan meningkatkan kinerja organisasi. Tidak hanya memperkuat struktur internal, tetapi juga mendorong kontribusi yang lebih konkret dalam mendorong kemajuan pendidikan di Sumatera Selatan.

 

” Langkah ini sekaligus menjadi sinyal bahwa komite sekolah siap mengambil peran lebih besar dalam memastikan pendidikan berjalan transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kualitas,” pungkasnya.