Laporan: Uci
KOTA PALEMBANG, BS – Kasus hilangnya sepeda motor milik seorang pengunjung di lingkungan Rumah Sakit Bhayangkara Moh Hasan Palembang terus menjadi perhatian publik setelah keluhan korban ramai beredar di media sosial.
Peristiwa tersebut terjadi pada 28 Mei 2026. Korban kehilangan sepeda motor Honda Revo yang diparkir di area rumah sakit. Seiring viralnya unggahan terkait kejadian itu, pihak rumah sakit akhirnya memberikan penjelasan mengenai kondisi sebenarnya.
Kasubbag Was Internal RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Kompol Hamdanil Azmi, membenarkan adanya laporan kehilangan kendaraan yang telah dilayangkan korban ke Polsek Kemuning.
“Korban sudah membuat laporan resmi dan saat ini kasusnya sedang ditangani oleh pihak kepolisian,” ujar Hamdanil, pada Selasa (09/06/2026).
Ia menepis anggapan yang menyebut seluruh kamera pengawas di area rumah sakit tidak berfungsi. Menurutnya, salah satu CCTV yang masih aktif justru berhasil merekam sosok pria yang diduga membawa kabur motor milik korban.
“Dari rekaman terlihat seorang laki-laki mengenakan helm mengendarai sepeda motor korban keluar dari lingkungan rumah sakit. Rekaman tersebut juga sudah kami serahkan dan perlihatkan kepada penyidik,” jelasnya.
Meski demikian, Hamdanil mengakui terdapat sejumlah titik yang tidak terpantau akibat gangguan jaringan CCTV saat kejadian berlangsung. Namun, beberapa kamera lain masih beroperasi normal dan diharapkan dapat membantu proses penyelidikan.
Terkait sistem pengamanan kendaraan, ia menjelaskan bahwa lokasi parkir tempat motor korban hilang berada di lahan yang saat ini masih berstatus sengketa. Karena itu, atas permintaan pemilik lahan, area tersebut tidak lagi dikelola dengan sistem parkir berbayar.
“Dulu sempat dikelola pihak ketiga, tetapi karena status lahannya masih sengketa, pemilik meminta agar tidak ada penarikan biaya parkir,” katanya.
Sebagai langkah antisipasi, pihak rumah sakit berencana mengaktifkan kembali sistem portal di akses keluar-masuk kendaraan. Kebijakan tersebut merupakan arahan langsung dari pimpinan rumah sakit guna meningkatkan pengawasan.
“Portal akan dipasang kembali agar kendaraan yang keluar masuk dapat dipantau lebih maksimal dan memudahkan petugas mendeteksi aktivitas yang mencurigakan,” ungkap Hamdanil.
Selain memperkuat sistem keamanan, petugas juga rutin melakukan patroli di lingkungan rumah sakit. Pengunjung diimbau untuk lebih waspada dengan menggunakan kunci ganda atau alat pengaman tambahan saat memarkir kendaraan.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kemuning, Ipda Indra Saputra, mengatakan laporan kehilangan tersebut sudah ditindaklanjuti. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan saat ini masih memburu pelaku.
“Laporan sudah kami terima. Anggota telah melakukan olah TKP dan proses penyelidikan masih berlangsung,” kata Indra.
