Tiga Kali Beraksi di Stasiun Berbeda, Pencuri Fasilitas Toilet LRT Palembang Akhirnya Diringkus

Laporan: Kiki

 

KOTA PALEMBANG, BS — Aksi pencurian fasilitas toilet di lingkungan Stasiun LRT Palembang akhirnya terungkap. Seorang pria MR (53) warga Jalan Sukabangun 2 Sukarami Palembang berhasil diamankan petugas keamanan setelah diduga mencuri pipa flush toilet di Stasiun LRT Bumi Sriwijaya, pada Kamis (02/07/2026) sekitar Pukul 09.33 WIB.

 

Kasus tersebut kemudian dilaporkan secara resmi ke SPKT Polrestabes Palembang oleh perwakilan PT KAI, Sepriyadi Karmawan, dengan dugaan tindak pidana curat (pencurian dengan pemberatan).

 

Sementara, Kepala Stasiun LRT Bumi Sriwijaya, Sepriyadi ketika ditemui mengatakan pelaku diduga telah beberapa kali beraksi di stasiun berbeda dengan modus yang sama.

 

“Informasi yang kami dapat, sebelumnya sudah terjadi pencurian serupa di Stasiun RSUD Siti Fatimah, Stasiun Garuda Dempo dan Statiun Bumi Sriwijaya. Dari hasil evaluasi rekaman CCTV, ciri-ciri pelaku sudah kami sebarkan kepada seluruh petugas keamanan,” katanya.

 

Lanjutnya, pada saat kejadian pelaku datang layaknya penumpang biasa dan membeli tiket perjalanan dari Statiun Bumi Sriwijaya menuju ke Stasiun Punti Kayu.

 

“Karena ciri-cirinya sudah dikenali, petugas langsung melakukan pemantauan. Sebelum naik kereta, pelaku masuk ke toilet pria,” ungkapnya.

 

Tak lama setelah pria tersebut keluar dari toilet, petugas keamanan meminta petugas kebersihan mengecek kondisi di dalam. “Benar saja, pipa flush toilet sudah hilang. Saat itu juga petugas langsung mengamankan pelaku,”katanya.

 

Saat diperiksa, pelaku tidak dapat mengelak. Barang bukti berupa pipa flush toilet ditemukan di dalam tas yang dibawanya.

 

Sementara, Kanit SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Ahmad Fadly, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari PT KAI.

 

“PT KAI telah membuat laporan polisi terkait dugaan pencurian dengan pemberatan berupa pipa pembuangan atau pipa flush toilet di stasiun LRT,” ungkapnya.

 

Menurut Fadly, pelaku diduga menggunakan alat untuk melepas baut hingga pipa tersebut berhasil diambil.

 

“Modusnya, tersangka membuka baut-baut yang terpasang pada pipa tersebut hingga terlepas, kemudian dibawa pergi. Barang bukti sudah kami amankan bersama tersangka,” jelasnya.

 

Sambung Fadly, berdasarkan keterangan pihak PT KAI, aksi serupa diduga sudah terjadi lebih dari sekali di stasiun yang berbeda.

 

“Informasi dari pihak PT KAI, kejadian seperti ini sudah tiga kali terjadi di lokasi yang berbeda. Untuk sementara tersangka telah diserahkan ke piket Satreskrim Polrestabes Palembang guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” tegasnya.

 

Akibat pencurian tersebut, PT KAI mengalami kerugian sekitar Rp 3 juta. Polisi kini masih mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pelaku dalam aksi pencurian serupa di sejumlah stasiun LRT lainnya di Palembang.