PNS Menganggur, Slamet Waluyo Bilang Mentahnya Perencanaan Kepegawaian

BENGKULU UTARA,BS – Slamet Waluyo Sucipto anggota DPRD Bengkulu Utara, menyoroti banyaknya abdi negara di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Utara (BU) tidak mendapat posisi jabatan.

Mengangur, kata Slamet, yang dulunya bertugas di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas pendidikan kabupaten Bengkulu Utara ini akibat Permendagri nomor 12 tahun 2017 yang menghapuskan Unit Pelaksana Teknis (UPT).

“Ini terjadi bahwa mentahnya tentang perencanaan kepegawaian dari dinas. Arti mentah apa berarti tidak mampu. Mereka itu korban, inikan datanya dari dinas pendidikan bukan mereka kehendaki. Cuma kalo dia tidak dapat SK mau bagaimana?,” ungkap Waluyo,Selasa (25/6/2019).

Ketika ditanya mengenai apakah hal ini bisa dikatakan gagal dalam perencanaan penempatan kepegawaian, Slamet mengungkapkan bisa jadi.

“Bisa Jadi, Karena ini vital loh,” ujarnya.

Ditanya terkait hal ini apakah juga berkaitan dengan Pihak BKPSDM Bengkulu Utara, yang mempunyai wewenang dalam hal ini juga, Slamet Waluyo memang seharusnya adanya saling koordinasi sebelum mengambil langkah.

“Sebenarnya sebelum menggagas, sebelum mengambil langkah harus ada kordinasi, telaah, kajian. Supaya tidak terjadi seperti itu. Dan itu tampaknya tidak dilakukan. Adanya semacam telaah jangan ditelan mentah-mentah. Ini jelas merugikan. Ini bukan satu orang tapi beberapa orang. Termasuk yang lain,” terangnya. (eren)