Kepala BKPSDM BU Tantang Bedebat Soal Diklat PIM
BENGKULU UTARA,BS – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bengkulu Utara (BU), Setyo Budi Raharjo mulai meradang.
Terkait banyaknya Aparatur Sipil Negara (ASN) di BU belum mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Kompetensi Kepemimpinan (Diklat PIM) II.
Dia mengatakan, berani berdebat dengan siapapun, jika persyaratan untuk duduk di esselon II harus melalui Diklat PIM yang tertuang dalam PP 11 tahun 2017.
“Dak ado persyaratan tertulis itu. Jangan dipermasalahkan itu. Dak Ado itu di PP 11 tahun 2017,” Ketus Setyo Budi saat dikonfirmasi awak media, Selasa (25/06/2019) saat hearing di DPRD Bengkulu Utara.
Menurutnya, Diklat PIM jangan terlalu dibahas, menimbang masih minimnya anggaran yang dimiliki untuk mengirim ASN untuk mengikuti Diklat PIM.
“Jangan PIM itu saja. Kalo daerah punya duit kita kirim. Yang penting itu Kompetensi Teknis, Kompetensi Manajerial dan Kompetensi Sosial. Catatan ini sengaja saya bawa kalau pihak Dewan ingin bertanya dan mau berdebat dengan saya,”tutupnya.(eren)
